Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pilates Bantu Jaga Fleksibilitas dan Keseimbangan Tubuh

J
Penulis: JawaPos❯
Pilates bantu perkuat otot inti hingga perbaiki postur tubuh (JawaPos)
Pilates bantu perkuat otot inti hingga perbaiki postur tubuh (JawaPos)

Advertisement

batampos – Pilates bukan sekadar olahraga yang mengikuti tren kebugaran. Latihan ini memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh, mulai dari memperkuat otot inti (core), meningkatkan fleksibilitas, menjaga keseimbangan, hingga membantu memperbaiki postur tubuh.

Pilates mengombinasikan gerakan terkontrol, pengaturan pernapasan, dan konsentrasi. Kombinasi tersebut membantu seseorang meningkatkan kesadaran terhadap kondisi serta pola gerak tubuh.

Jika dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan, latihan Pilates juga dapat membantu memperkuat otot yang menopang tubuh. Selain itu, latihan ini bermanfaat untuk menjaga kelenturan dan koordinasi gerakan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Advertisement

Owner CASA Pilates Surabaya, Natasha Oen Pencipta, mengatakan Pilates bukan sekadar mengikuti gerakan yang diberikan instruktur. Latihan perlu disesuaikan dengan kondisi fisik dan kebutuhan masing-masing individu.

“Bagi kami, pilates bukan sekadar olahraga atau mengikuti gerakan yang diberikan instruktur. Kami ingin setiap klien memahami kondisi tubuhnya terlebih dahulu, sehingga latihan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” ujar Natasha di Surabaya, Minggu (1/11).

Menurut dia, setiap orang memiliki kondisi fisik dan kebutuhan latihan yang berbeda. Karena itu, CASA Pilates menerapkan analisis postur sebelum klien memulai program latihan.

Advertisement

Pemeriksaan awal tersebut bertujuan membantu instruktur memahami kondisi tubuh peserta, mengidentifikasi kebutuhan latihan, serta menentukan gerakan yang sesuai. Dengan begitu, pendampingan dapat diberikan secara lebih terarah.

Natasha menjelaskan, Pilates juga dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik bagi masyarakat yang sehari-hari bekerja dengan posisi duduk dalam waktu lama, terutama mereka yang kerap mengalami ketegangan pada bagian leher dan punggung.

Melalui gerakan yang terkontrol, peserta diajak melatih kekuatan otot sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap posisi tubuh.

Namun, bagi individu dengan kondisi tertentu, seperti skoliosis, program latihan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Keluhan yang membutuhkan penanganan medis tetap perlu dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan profesional.

Advertisement

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer