Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lantai Jembatan Ambruk, Banyak Warga Terjatuh ke Laut

V
Penulis: Vatawari BP❯
Kondisi lantai pelabuhan yang ambruk pada saat acara pernikahan di Tanjung Resun Desa Baran, Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga, Minggu (6/4).
Kondisi lantai pelabuhan yang ambruk pada saat acara pernikahan di Tanjung Resun Desa Baran, Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga, Minggu (6/4).

batampos- Momen pesta pernikahan di Tanjung Resun Desa Baran Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga berakhir dengan duka. Pasalnya, ditengah momen kebahagiaan pernikahan salah seorang warga Tanjung Resun, lantai jembatan tiba-tiba ambruk dan mengakibatkan tamu undangan yang hadir jatuh ke laut. Insiden ini terjadi pada Minggu (6/4).


Advertisement

Ambruknya pelabuhan diduga akibat keroposnya tiang penyangga yang sudah tua, ditambah beban berlebih dari banyaknya tamu yang berdiri dalam waktu bersamaan. Kondisi ini memunculkan sorotan terhadap minimnya perawatan infrastruktur publik di daerah tersebut.

Kepala Desa Baran, Indra Gunawan, saat dikonfirmasi Batampos membenarkan insiden tersebut dan menyebutkan bahwa beberapa tamu mengalami luka ringan, namun tidak ada korban jiwa.

“Alhamdulillah, semua selamat. Beberapa warga mengalami luka ringan dan sudah kami bawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapat perawatan,” ujar Indra, Minggu (6/4).

Advertisement

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bergerak cepat menolong para korban yang jatuh akibat lantai jembatan yang ambruk ini.

“Melihat Kejadian tersebut, warga yang berada di sekitar langsung turun tangan membantu evakuasi tanpa menunggu komando. Tindakan ini sangat patut di apresiasi,” tambahnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini meninggalkan trauma tersendiri, terutama bagi anak-anak dan perempuan yang menjadi saksi langsung kejadian tersebut. Beberapa tamu tampak histeris dan menangis saat menyaksikan orang terdekat mereka tercebur ke laut.

Advertisement

Kejadian ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah untuk segera membenahi infrastruktur vital, terutama yang digunakan masyarakat dalam jumlah besar dan pada momen-momen penting seperti ini. (*)

 

Advertisement
Editor : Tunggul Manurung

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer