Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satpol PP Minta Keluarga Perketat Pengawasan Terkait ODGJ di Pasar Dabo Singkep

V
Penulis: Vatawari BP❯

PEREMPUAN diduga ODGJ (baju hitam)  saat diamankan Satpol PP usai merusak fasilitas di area Pasar Dabo Singkep, Jumat (30/1/2026). F. Hasim untuk BATAM POS
PEREMPUAN diduga ODGJ (baju hitam) saat diamankan Satpol PP usai merusak fasilitas di area Pasar Dabo Singkep, Jumat (30/1/2026). F. Hasim untuk BATAM POS

Batampos -  Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lingga berhasil mengamankan perempuan yang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) setelah mengamuk dan merusak fasilitas umum di Pasar Dabo Singkep, Jumat (30/1/2026).


Advertisement

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah (Kabid PPUD) Satpol PP Lingga, Hasim, mengatakan proses pengamanan sempat mendapat perlawanan. Namun petugas berhasil mengendalikan situasi.

“Perempuan tersebut berhasil kami amankan meskipun sempat melakukan perlawanan. Setelah itu, kami langsung menghubungi pihak puskesmas,” jelas Hasim.

Tak berselang lama, tim medis dari Puskesmas Dabo Singkep tiba di lokasi dan langsung memberikan penanganan medis berupa suntikan penenang untuk menstabilkan kondisi perempuan tersebut.

Hasim mengungkapkan, perempuan itu diketahui merupakan ODGJ yang berada dalam pengawasan pihak puskesmas. Selama ini yang bersangkutan rutin menjalani perawatan, namun berdasarkan keterangan keluarga, dalam dua hari terakhir menunjukkan tanda-tanda kambuh.

“Dari keterangan keluarga, gejala kambuh sudah terlihat sejak dua hari terakhir. Tidak diketahui bagaimana yang bersangkutan bisa keluar rumah hingga akhirnya mengamuk di area pasar,” ujarnya.

Advertisement

Meski tidak ada korban jiwa, kerusakan fasilitas umum tetap menjadi perhatian. Satpol PP Lingga mengimbau pihak keluarga lebih memperketat pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami harapkan pihak keluarga dapat meningkatkan pengawasan agar kejadian seperti ini tidak kembali terjadi dengan dampak yang lebih besar,” tutup Hasim. (*)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Kasus DBD di Lingga Capai 221 Kasus, Dinkes Ingatkan Warga Jaga Kebersihan

Kasus DBD di Lingga Capai 221 Kasus, Dinkes Ingatkan Warga Jaga Kebersihan

Kasus DBD di Lingga mencapai 221 kasus hingga September 2026. Dinkes mengingatkan warga menjaga kebersihan dan memberantas sarang nyamuk.

Kabut Asap Karhutla Ganggu Sekolah di Lingga, Siswa Belajar dari Rumah

Kabut Asap Karhutla Ganggu Sekolah di Lingga, Siswa Belajar dari Rumah

Kualitas udara Lingga memburuk akibat kabut asap karhutla. PM2.5 mencapai 105 µg/m³ dan siswa kembali belajar dari rumah untuk sementara.

       BP Batam Buka Opsi Tarik Air dari Lingga

BP Batam Buka Opsi Tarik Air dari Lingga

BP Batam membuka opsi mendatangkan air dari Kabupaten Lingga untuk memenuhi kebutuhan air Batam yang terus meningkat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer