Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Peringati Nisfu Sya'ban, Masyarakat Lingga Baca Yasin dan Doa Bersama

Vatawari BP • Selasa, 3 Februari 2026 | 09:45 WIB

 

ILUSTRASI: Warga Kabupaten Lingga saat makan bersama setelah membaca surat Yasin dan doa bersama memperingati Nisfu Sya
ILUSTRASI: Warga Kabupaten Lingga saat makan bersama setelah membaca surat Yasin dan doa bersama memperingati Nisfu Sya

Batampos - Kabupaten Lingga memiliki berbagai tradisi dalam memperingati hari-hari besar Islam. Salah satunya pada saat memperingati Nisfu Sya'ban atau malam ke 15 di bulan Sya'ban.

Dalam memperingati malam ke 15 di bulan Sya'ban, biasanya warga melaksanakan pembacaan surat Yasin secara bersama-sama di Masjid dan Musholla sebanyak 3 kali dan ditutup dengan doa dan makan bersama.

Ibrahim, salah satu warga sekop laut mengatakan, biasanya dalam memperingati malam ke 15 di bulan Sya'ban warga melaksanakan ngaji bersama di masjid dan musholla.

"Biasanya kami setiap malam ke 15 Sya'ban membaca surat Yasin sebanyak 3 kali setelah melakukan sholat Maghrib secara berjamaah di masjid ataupun musholla," ujar Ibrahim saat dikonfirmasi pada Minggu (1/2/2026).

Baca Juga: Karhutla di SIngkep Barat, Hanguskan 15 Hektar Kebun Karet dan Pinang

Selain itu, masyarakat juga bersama-sama membawa hidangan makanan untuk di akan bersama-sama setelah pembacaan surat Yasin dan doa bersama.

"Bagi warga yang memiliki kelebihan rezeki juga membawa makanan untuk dimakan bersama setelah pembacaan surat Yasin dan doa bersama," ungkapnya.

Selain untuk melestarikan kebiasaan masyarakat lokal, peringatan Nisfu Sya'ban ini merupakan wujud rasa syukur kepada sang pencipta atas nikmat umur yang diberikan sehingga masih dapat menikmati kehidupan di bulan Sya'ban ini.

Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga, Azmi menyampaikan, kegiatan ini menunjukkan bahwa setiap tradisi, adat istiadat dan budaya yang ada di Lingga dan daerah lain bukan hanya sekedar euforia atau seremonial saja, tetapi di dalamnya terkandung makna yang mendalam dan tersirat sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta. (*)

 

Editor : Chahaya Simanjuntak
#lingga #Hari Keagamaan #nisfu syaban