Selasa, 6 Desember 2022

Yuk Kenali Masalah Gangguan Kesuburan dan Sulit Memiliki Buah Hati

Baca Juga

image0 2 1 e1668921692697
Spesialis Obstetri dan Ginekologi RS Awal Bros Batam, Dr Hendry Liem, Sp.OG

batampos – Gangguan kesuburan merupakan ketidakmampuan satu pasangan untuk mendapatkan kelahiran hidup setelah 12 bulan menikah dan melalukan hubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi.

“Penyebab terjadinya gangguan kesuburan dapat disebabkan oleh faktor suami, istri, kombinasi keduanya,” ujar Spesialis Obstetri dan Ginekologi Rs Awal Bros Batam, Dr Hendry Liem, Sp.OG, Jumat (18/11).

Ia menyebutkan, yang termasuk dalam faktor istri adalah gangguan pematangan sel telur sumbatan saluran telur atau gangguan pada rahim dan indung telur. Sedangkan untuk faktor dari suami adalah masalah sperma.

Baca Juga: PLN Batam Gelar Senam Sehat Bersama Pelanggan

“Langkah awal yang dilakukan adalah pemeriksaan gaya hidup pasangan, siklus haid, hubungan seksual, riwayat penyakit, serta penggunaan obat-obatan,” sebutnya.

Pemeriksaan dilakukan seperti memeriksa gangguan pematangan telur, kerusakan saluran telur, kista coklat, serta gangguan rahim.

“Itu merupakan bagian dari pemeriksaan awal yang dilakukan, meski selalu diupayakan yang terbaik namun masih ada alternatif lain yaitu bayi tabung,” ujarnya.

Baca Juga: Malam Puncak PHRI Fest 2022, Ribuan Peserta Ikuti Night Run dan Fun Bike

Proses bayi tabung itu adalah dengan mempertemukan sperma dan sel telur di luar tubuh manusia. “Kemudian setelah terjadi pembuahan sejumlah dua sampai tiga embrio akan ditanam kembali ke rahim si calon ibu,” sebutnya.

Secara umum proses tersebut terdapat beberapa tahapan, seperti pemeriksaan USG, hormon, saluran telur dan sperma, pengambilan sel telur, pembuahan, pengembangan dan penanam embrio.

“Keberhasilan bayi tabung di pengaruhi oleh usia calon ibu, cadangan sel telur, kualitas sperma, faktor penyebab infertilitas,” ujarnya. (*)

 

 

 

Reporter : Azis Maulana

Update