Rabu, 7 Desember 2022

PT Capella Dinamik Nusantara Gelar Seminar Safety Ridding di Universita Ibnu Sina

Baca Juga

honda 6
PT. Capella Dinamik Nusantara menggelar Seminar Safety Riding bersama Satlantas Polresta Barelang dan Dinas Perhubungan Kota Batam di Universitas Ibnu Sina. Foto: Honda Kepri untuk Batam Pos

batampos – PT. Capella Dinamik Nusantara sebagai Main Dealer Sepeda Motor Honda wilayah Kepri kembali menyelenggarakan Seminar Safety Riding bersama Satlantas Polresta Barelang dan Dinas Perhubungan Kota Batam di Universitas Ibnu Sina.

Seminar bertajuk “Bangga Menjadi Generasi #Cari_Aman” ini menghadirkan 3 narasumber yang berkompentensi dibidangnya. Antara lain Ipda Indra Gunawan selaku Kepala Unit Keamanan dan Keselamatan Polresta Barelang, Christofer Valentino selaku Instruktur Safety Riding Honda Kepri dan Anggiat Simanjuntak selaku Kasi Keselamatan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Batam.

Seminar dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan kata sambutan dari Abdul Rohmad Basar selaku Kepala Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ibnu Sina.

Kemudian dilanjutkan acara inti yaitu pemaparan materi dari narasumber dan diskusi tanya jawab yang dipimpin Reo Rizky Adi Saputra selaku Honda Customer Care Officer Honda Kepri.

Pemaparan materi yang pertama adalah materi Safety Riding dari kepolisian yang disampaikan Ipda Indra Gunawan. Beliau memaparkan materi antara lain tentang tata cara berkendara yang aman, prosedur keselamatan diri, sarana prasarana lalu lintas, bentuk pelanggaran, serta aturan dan sanksi yang berlaku.

Dilanjutkan narasumber kedua, Anggiat Simanjuntak, memberikan sharing materi terkait strategi yang dilakukan pihak berwajib khususnya Dinas Perhubungan dalam mengatur lalu lintas, menciptakan sarana dan prasarana transportasi untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat sebagai pengguna jalan agar berjalan lancar dan meminimalisir kecelakaan lalu lintas.

Serta potensi-potensi bahaya dijalan yang dapat menimbulkan kecelakaan dan cara menghindarinya. Terakhir materi disampaikan Instruktur Safety Riding Honda, Christofer Valentino.

Pada kesempatan tersenit, ia membahas perihal angka kecelakaan yang masih tinggi di Indonesia yaitu sebanyak 103.645 kasus kecelakaan di tahun 2021 yang bersumber dari data Korlantas Polri dan didominasi oleh keterlibatan pengendara sepeda motor sebesar 73% dari total angka kecelakaan tersebut.

Dari sekian banyak kasus kecelakaan yang terjadi ternyata yang menjadi jenis atau pola kecelakaan tertinggi adalah “Pola Kecelakaan Depan Belakang”.

Yaitu kasus dimana bagian depan kendaraan menabrak bagian belakang kendaraan yang ada didepannya atau sederhanaya menubruk. Kemudian Valen mengajak peserta untuk berdiskusi terkait penyebab dan resiko dari kejadian kecelakaan Pola Depan Belakang tersebut.

Lalu Valen memberikan tips agar terhindar dari kecelakaan khususnya Kecelakaan Pola Depan Belakang yaitu sebagai berikut.

Jika kita dalam posisi pengendara yang dibelakang, pertama jaga jarak aman seperti dianjurkan Kementerian Perhubungan dalam berbagai range kecepatan memiliki jarak minimal dan jarak amannya masing-masing.

“Atau simpelnya memakai patokan waktu selama 3 detik dari kendaraan didepan kita, kedua pandangan kedepan melihat kondisi jalan, pahami lingkungan jalan, pahami karakteristik kendaraan didepan, lihat signal kendaraan didepan seperti lampu sein ataupun rem,” ujarnya.

Ketiga yakni hindari blind spot kendaraan didepan. Dengan begitu kita bisa memprediksikan pergerakan kendaraan didepan. Sehingga jika terdapat potensi menabrak kita bisa menghindarinya dan juga terhindar dari bahaya karena masuk dalam blind spot kendaraan
didepan.

“Kemudian jika kita berada diposisi depan maka tentunya kita harus memastikan lampu signal motor yang menjadi alat komunikasi dengan kendaraan sekitar kita berfungsi dengan baik agar kendaraan dibelakang bisa mendapatkan informasi tentang pergerakan kita,” tuturnya.

Kemudian juga pandangan kedepan mengidentifikasi kondisi jalan dan memahami lingkungan dari jalan yang akan kita lalui, melihat spion dan menyalakan lampu sein sebelum merubah arah.

Serta jangan melakukan pergerakan secara tiba-tiba, oleh karena itu point-point tersebut penting untuk dilakukan dan sebaiknya kita tidak melakukan pengereman atau merubah arah secara mendadak.

Diakhir penyampaian materi ia memberikan quotes yang menginspirasi para peserta akan pentingnya untuk berkendara aman dan selalu mengutamakan keselamatan berkendara.

“Esok adalah hadiah untuk berkendara dengan aman hari ini, dengan berkendara aman kita berpotensi besar merasakan
sejuknya udara pagi dan silaunya mentari di pagi hari esok, jangan lupa selalu #Cari_Aman saat naik motor” tutup
Valen dengan senyum lebar.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Kuis Online interaktif dan pemberian hadiah perlengkapan berkendara kepada peserta pemenang kuis oleh tim panitia Honda Kepri dan Universitas Ibnu Sina.(*)

Update