
batampos – Rencana penerapan kuliah gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mulai 2027 belum diputuskan pemerintah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyebut kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan.
Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek, Khairul Munadi, mengatakan pemerintah masih mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum menetapkan kebijakan final.
“Namanya ya kan harus diexercise, ya. Kemudian mempertimbangkan berbagai kemungkinan-kemungkinan. Jadi nanti pasti akan disampaikan kalau sudah,” ujar Munadi kepada wartawan, Senin (2/11).
Ia menegaskan, belum ada kepastian mengenai bentuk akhir kebijakan tersebut. Termasuk kemungkinan perubahan alokasi anggaran dari rencana yang sebelumnya telah dibahas.
Menurut Munadi, seluruh aspek penerapan kuliah gratis di PTN masih dikaji. Pemerintah belum dapat menyampaikan kepastian pelaksanaan maupun skema kebijakan tersebut.
“Ya, intinya kan sedang dalam pembahasan. Jadi ya enggak bisa kita sampaikan bagaimana kepastian dan sebagainya. Jadi intinya masih sedang dalam pembahasan,” jelasnya.
Kemendiktisaintek juga akan mempertimbangkan masukan dari berbagai pihak, termasuk pimpinan perguruan tinggi, sebelum merumuskan kebijakan akhir.
“Masukan dan sebagainya tentu saja kita pasti mendengarkan juga masukan ataupun pandangan dari berbagai pihak sebelum nanti ada perumusan akhir,” katanya.
Terkait kemungkinan penerapan secara bertahap pada 2027, Munadi menyebut skema tersebut juga masih dibahas.
“Termasuk skenario implementasinya, apakah kemudian dilakukan secara bertahap atau bagaimana? Ini masih semuanya masih dalam pembahasan,” pungkasnya.



