Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Istana Sebut Penyadapan Prabowo Mengarah ke Makar

J
Penulis: JawaPos❯

Advertisement

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. (Dok/JawaPos.com)
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. (Dok/JawaPos.com)

Advertisement

Prasetyo Hadi: Berpotensi Ancam Keselamatan Kepala Negara

batampos – Istana Kepresidenan menilai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar pelanggaran hukum biasa. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bahkan menyebut tindakan tersebut berpotensi mengarah pada perbuatan makar.

Advertisement

Pernyataan itu disampaikan Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11). Menurut dia, penyadapan terhadap kepala negara dapat mengancam keamanan dan kepentingan nasional.

"Kami berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori bisa kita anggap ini perbuatan mengarah ke perbuatan makar," kata Prasetyo.

Dia menjelaskan, salah satu pertimbangan yang membuat tindakan tersebut dinilai serius adalah potensi ancaman terhadap kepentingan negara. Bahkan, penyadapan itu disebut dapat membahayakan keselamatan dan keamanan Presiden.

"Termasuk membahayakan pimpinan negara," tegasnya.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto telah mengambil langkah dengan memberhentikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Keputusan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) yang ditandatangani langsung oleh Prabowo.

Untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut, Prabowo menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan.

Penunjukan Ariyo dilakukan agar pelaksanaan tugas dan fungsi KSP tetap berjalan selama belum ditetapkan pejabat definitif.

Pernyataan Istana ini menambah serius perhatian publik terhadap dugaan penyadapan terhadap Presiden. Kasus tersebut kini tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga menyangkut keamanan kepala negara dan kepentingan nasional. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Pergantian Panglima TNI Jadi Sorotan, Istana: Belum Ada Surpres

Pergantian Panglima TNI Jadi Sorotan, Istana: Belum Ada Surpres

Isu pergantian Panglima TNI menguat, tetapi Istana memastikan belum mengirimkan surpres atau nama calon Panglima TNI ke DPR.

Istana Tegaskan Prabowo Tak Intervensi Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon, KPK Dalami Nusron Wahid

Istana Tegaskan Prabowo Tak Intervensi Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon, KPK Dalami Nusron Wahid

Istana menegaskan Presiden Prabowo tidak akan mengintervensi proses hukum kasus dugaan suap HGB Summarecon. KPK masih mendalami dugaan keter

 Istana Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Istana Tegaskan Tak Ada Rencana Ganti Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada rencana pergantian Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa di tengah isu pengunduran diri.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer