
batampos - Ledakan akibat kebocoran tabung gas LPG terjadi di permukiman padat Kampung Guji Baru, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (5/11) dini hari. Peristiwa tersebut merusak sedikitnya 10 rumah warga dan menyebabkan sejumlah orang mengalami luka-luka.
Ledakan terjadi saat warga tengah menjalankan salat Subuh. Dentuman keras dan getaran yang ditimbulkan sempat membuat warga panik karena mengira terjadi ledakan bom.
"Pas waktu salat Subuh. Tiba-tiba langsung ada suara getaran, di otak saya kayak bom gitu. Enggak ada jeda, soalnya kencang banget getarannya," ujar Siti Aminah, warga setempat, saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (5/11).
Peristiwa itu diduga bermula saat seorang warga hendak menyalakan kompor untuk merebus air setelah bangun tidur. Ketika api kompor dinyalakan, tiba-tiba terjadi ledakan yang berdampak pada sejumlah rumah di sekitar lokasi.
Warga lainnya, Rogayah, mengaku sempat mengira suara dentuman berasal dari kompor di rumahnya. Saat itu, ia baru pulang dari pasar.
"Emak baru pulang dari pasar, terus nyalain kompor. Pas nyalain kompor, 'jleguk'. Astagfirullahaladzim, langsung Emak matiin. Dikirain kompor Emak," kata Rogayah.
10 Rumah Rusak, 29 Warga Terdampak
Akibat ledakan tersebut, sedikitnya 10 rumah mengalami kerusakan. Enam rumah di antaranya mengalami kerusakan parah, termasuk bagian lantai dua yang jebol.
Kuatnya ledakan juga membuat pintu rumah Rogayah terlepas dan bagian plafon rusak.
Sejumlah warga mengalami luka-luka dan telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Empat orang dilaporkan mengalami patah tulang, sementara tiga lainnya mengalami luka bakar dan luka ringan.



