DPD RI Perkuat Aspirasi Daerah Lewat Legislasi, Pengawasan dan Dialog Publik

batampos - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI memperkuat perjuangan aspirasi daerah melalui legislasi, pengawasan, serta penyerapan aspirasi masyarakat.
Empat rancangan undang-undang (RUU) inisiatif DPD RI, yakni RUU Daerah Kepulauan, RUU Pengelolaan Perubahan Iklim, RUU Bahasa Daerah, dan RUU Masyarakat Adat, telah masuk dalam agenda legislasi nasional prioritas 2025 dan 2026.
Di bidang pengawasan, DPD RI juga menginisiasi Program Senator Peduli Ketahanan Pangan serta memperkuat kegiatan anggota berbasis subwilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aspirasi masyarakat lebih kontekstual dan rekomendasi kebijakan dapat lebih tepat sasaran.
Hal itu disampaikan Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin dalam dialog publik nasional "Senator Menyapa" Episode 1 di Grand Ballroom Dua Mutiara, Hotel JW Marriott, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Sultan mengatakan berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab DPD RI dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan daerah.
Menurut dia, keberadaan DPD RI selama 22 tahun dalam sistem ketatanegaraan tidak cukup diukur dari intensitas persidangan, jumlah kunjungan, maupun dokumen rekomendasi yang dihasilkan. Ukuran utama, kata dia, adalah perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.
Ia menegaskan, politik representasi tidak boleh berhenti pada kegiatan menyerap aspirasi. Setiap suara masyarakat dan daerah harus didengar, dipertimbangkan, dijelaskan tindak lanjutnya, dan diterjemahkan menjadi kebijakan.
"Aspirasi daerah tidak boleh berhenti menjadi dokumen, rekomendasi tidak boleh berhenti menjadi administrasi, dan pengawasan tidak boleh berhenti menjadi laporan," tegas Sultan.
Dalam satu tahun sidang terakhir, DPD RI telah menghimpun dan menindaklanjuti 13.519 aspirasi masyarakat dan daerah. Namun, Sultan menegaskan angka tersebut bukan tujuan akhir.
"Aspirasi harus memiliki jejak tindak lanjut, rekomendasi harus memperoleh respons, pengawasan harus menghasilkan koreksi, dan publik berhak mengetahui perkembangannya," ujarnya.



