
batampos - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Kepulauan Riau, bekerja sama dengan salah satu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta untuk membuka peluang kerja ke Jepang bagi masyarakat setempat. Program ini bertujuan mencetak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang memiliki keterampilan, kompetensi, dan etos kerja sesuai dengan standar kebutuhan industri di Jepang.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Natuna, Indra Joni, mengatakan masyarakat yang berminat dapat mengikuti proses pendaftaran dan seleksi sebelum menjalani pelatihan kerja.
"Saat ini LPK membuka kesempatan bagi anak-anak Natuna yang ingin bekerja di Jepang," kata Indra Joni saat dikonfirmasi dari Natuna, Jumat.
Pendaftaran dilakukan melalui Kantor Disnakertrans Kabupaten Natuna yang berada di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK), Jalan Taruna, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur.
Setelah menyerahkan berkas, calon peserta akan mengikuti tahapan seleksi yang meliputi psikotes dan wawancara sebagai bagian dari proses penilaian.
Menurut Indra, dalam kerja sama tersebut Disnakertrans berperan sebagai fasilitator penyelenggaraan seleksi sekaligus membantu penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
"Dalam kerja sama ini Disnakertrans bertindak sebagai fasilitator tempat seleksi dan juga penyebaran informasi," ujarnya.
Biaya Pelatihan Ditanggung Peserta
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi diwajibkan menanggung biaya keberangkatan menuju lokasi pelatihan yang berada di luar daerah. Selain itu, biaya pelatihan juga menjadi tanggung jawab peserta sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh LPK.



