KONI Kepri Optimistis Jujitsu Makin Berkembang, Targetkan Emas pada PON 2028

batampos – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menilai cabang olahraga jujitsu terus menunjukkan perkembangan positif. Pembinaan atlet yang semakin baik dan meluasnya penerapan olahraga bela diri ini di berbagai instansi menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi di tingkat nasional.
Ketua KONI Kepri, Usep RS, mengatakan jujitsu kini tidak hanya berkembang di kalangan atlet, tetapi juga mulai banyak diterapkan sebagai bagian dari pelatihan di lingkungan TNI, Polri, hingga petugas keamanan.
"Sekarang jujitsu sudah menyebar di berbagai instansi. Memang dibanding karate atau pencak silat olahraga ini masih tergolong baru, tetapi perkembangannya cukup pesat, terutama di Batam," kata Usep di Batam, Senin.
Kejuaraan Jadi Ajang Pemanasan Menuju Porprov
Usep menjelaskan perkembangan tersebut terlihat dari tingginya antusiasme atlet mengikuti kejuaraan yang digelar Pengurus Provinsi (Pengprov) Jujitsu Kepri sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri 2026.
Menurutnya, kejuaraan itu diikuti atlet dari lima kabupaten/kota, yakni Batam, Bintan, Tanjungpinang, Karimun, dan Lingga.
"KONI Provinsi sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan Pengprov Jujitsu. Ini menjadi ajang persiapan menuju Porprov yang tinggal sekitar tiga bulan lagi," ujarnya.
Selain menjadi pemanasan menuju Porprov, kejuaraan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengukur kemampuan atlet sebelum memasuki kompetisi resmi.
Hasil Porprov Jadi Modal Menuju Pra PON 2027
Usep menegaskan hasil yang diraih atlet pada Porprov akan menjadi salah satu bahan evaluasi dalam menentukan atlet yang dipersiapkan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra PON) 2027.
"Dari ajang ini nanti akan terlihat kemampuan atlet-atlet yang dipersiapkan menuju Pra PON. Harapannya jujitsu terus berprestasi dan kembali menyumbangkan medali bagi Kepri," katanya.



