
batampos - Kehadiran logo Implora dengan aksen kecup bibir pada jersey Persebaya Surabaya musim Super League 2026/2027 mencuri perhatian.
Aksen tersebut bukan sekadar ornamen tambahan pada jersey. Elemen visual itu menjadi bagian dari kolaborasi Persebaya dengan Implora sekaligus membawa pesan tentang semakin beragamnya wajah kultur sepak bola.
Kolaborasi tersebut juga menegaskan ruang yang semakin terbuka bagi perempuan, termasuk para Bonita, dalam ekosistem suporter Persebaya yang selama ini kerap identik dengan kultur maskulin.
Mengapa Ada Kecup Bibir di Jersey Persebaya?
Aksen kecup bibir yang berada di samping logo Implora merupakan bagian dari identitas kolaborasi antara klub dan brand kecantikan tersebut.
Elemen visual itu terinspirasi dari karakter produk serta dunia kecantikan yang lekat dengan ekspresi feminin. Kehadirannya di jersey Persebaya menjadi cara untuk mempertemukan karakter tersebut dengan kultur sepak bola.
Kolaborasi antara klub sepak bola dan brand kosmetik sebenarnya bukan hal baru. Namun, kerja sama Persebaya dengan Implora memiliki pendekatan berbeda karena brand tersebut menyasar konsumen perempuan, dengan produk seperti lipstik sebagai salah satu produk unggulan.
Kehadiran aksen kecup bibir memberikan sentuhan playful sekaligus memperkuat identitas Implora sebagai brand kecantikan.
Lebih dari sekadar logo sponsor, elemen tersebut membawa pesan bahwa ekspresi feminin dapat hadir di tengah atmosfer sepak bola tanpa menghilangkan identitas maupun kebanggaan sebagai suporter.
Pesan yang ingin disampaikan melalui kolaborasi ini pun sederhana: perempuan memiliki ruang dan peran dalam kultur sepak bola.
Suporter Perempuan Persebaya Terus Bertumbuh
Perubahan komposisi audiens sepak bola juga terlihat dari meningkatnya proporsi penonton perempuan di stadion Persebaya dalam tiga musim terakhir.
