
batampos – Kontingen panahan Kota Batam meraih tiga medali emas dan tiga perak pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI 2026. Enam medali tersebut dipersembahkan dari sejumlah nomor pertandingan yang berlangsung di Lapangan Bola Kaki Koarmada I, Tanjungpinang, Kamis (5/11).
Tiga medali emas Batam masing-masing dipersembahkan Muhammad Dzaky Athaillah dari Divisi Compound, Syahdan Syahrudin pada Divisi Recurve, serta Eri Febrian di Divisi Barebow.
Sementara itu, tiga medali perak diraih Muhammad Rayhan Hervian dari Divisi Compound, Radhika Arya Tsaqif pada Divisi Standar Nasional, serta Meilanto Eko Santoso AG di Divisi Barebow.
Raihan tersebut menunjukkan daya saing atlet panahan Batam di sejumlah divisi. Selain menyumbangkan medali emas, para pemanah juga mampu menambah koleksi medali melalui nomor lainnya.
Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Batam, Syamsul Paloh, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah bertanding membawa nama daerah.
Menurutnya, setiap pertandingan harus berlangsung sesuai regulasi dan menjunjung tinggi sportivitas. Karena itu, pihaknya turut memantau jalannya perlombaan untuk memastikan pertandingan berjalan transparan dan seluruh atlet mendapatkan perlakuan yang sama.
“Kami ingin memastikan pertandingan berjalan sesuai regulasi dan tidak ada kecurangan. Semua atlet harus mendapatkan perlakuan yang sama. Kemenangan harus diraih melalui kemampuan, kerja keras, dan sportivitas, bukan karena faktor lain,” ujarnya.
Syamsul menilai Porprov tidak hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga kesempatan untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus mengevaluasi hasil pembinaan yang telah dilakukan.
Sementara itu, Manager Kontingen Perpani Batam, Nurul Huda, mengaku bersyukur atas raihan enam medali tersebut. Menurutnya, pencapaian itu merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim yang terlibat dalam persiapan hingga pertandingan.
“Alhamdulillah, hasil ini merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, dan seluruh tim. Kami bangga dengan perjuangan mereka. Namun, kami juga terus mengingatkan para atlet agar tetap fokus, menjaga mental bertanding, dan tidak cepat berpuas diri,” kata Nurul.



