Rabu, 7 Desember 2022

2023 Jamsostek untuk Nelayan Mulai Berlaku

Baca Juga

 

batampos  -Program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi nelayan khusus di bawah 5 gross tonnage (GT) di Kepri mulai berjalan 2023 mendatang. Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPjamsostek) Tanjungpinang, Sri Sudarmadi menjelaskan rencana bantuan pembayaran iuran kepesertaan untuk nelayan yang bekerjasama dengan Pemprov Kepri sudah mendapat angin segar.

Foto : Peri Irawan/ Batam Pos
Kepala BPjamsostek Tanjungpinang, Sri Sudarmadi

“Terkait penganggaran sudah fix di masing-masing APBD, baik di Provinsi maupun di kabupaten kota,” kata Sri Sudarmadi, Jumat (25/11).

Saat ini tahapannya adalah pemantapan data nelayan sebanyak 38.000 yang tersebar di wilayah kerja BPjamsostek yaitu Tanjungpinang, Bintan, Anambas, Natuna, dan Lingga.

“Yang menjadi peserta paling banyak sepertinya Lingga jumlahnya lebih dari 13.000 nelayan,” katanya.

Memang sekarang sudah ada kepastian, seperti di Lingga sudah mendaftarkan nelayannya sebanyak 6.000 lebih yang dibiayai oleh APBD Kebupaten dan APBD Kepri.

“Kalau di Anambas sekarang seluruh nelayan dan pekerja non formal sudah didaftarkan melalui pembiayaan ABPD Kabupaten, nanti bantuan dari provinsi bisa dialihkan untuk keperluan lain,” sebutnya.

Ia meyakini mulai Januari 2023 program itu sudah bisa terlaksana, minimal untuk 2 tahun pertama sejak ditetapkan.

Berikutnya ada peluang melalui peraturan menteri dalam negeri (Permendagri) yang memerintahkan agar daerah mengalokasikan dana untuk program itu.

“Sehingga nanti sudah menjadi kepastian, sementara ini belum karena masih awal,” sebutnya.

Sekarang ini program tersebut memang sudah berjalan di daerah lain, namun penerapan di BPjamsostek Cabang Tanjungpinang cukup intensif, sebab wilayah kerjanya sebagian besar adalah kepulauan.

“Kita memang sangat tergantung sekali kepada pemerintah untuk mendukung program ini, ini adalah fasilitas negara untuk rakyat,” tuturnya. (*)

 

 

Reporter : Peri Irawan

Update