Rabu, 7 Desember 2022

Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Polisi Gerebek Dua Hotel

Baca Juga

batampos- Jajaran Polsek  Tanjungpinang Barat memeriksa sejumlah tamu Hotel Novanda Jalan Wiratno Tanjungpinang. Pemeriksaan yang dilakukan polisi, karena hotel tersebut diduga menjadi tempat prostitusi.

Saat melakukan Operasi Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) itu, polisi menemukan satu wanita dan satu pria yang bukan pasangan suami istri, berada dalam satu kamar.

Kapolsek Tanjungpinang Barat, AKP Donris E. Pasaribu, mengatakan dalam razia tersebut, polisi menyasar dua hotel yang diduga dijadikan tempat prostitusi. Dua hotel itu adalah Hotel Novanda Jalan Wiratno dan Hotel Karas Jalan Usman Harun.

BACA JUGA: Hotel Bintang 5, Pelabuhan, Galangan Kapal Berdiri di Kawasan Reklamasi Ilegal

Razia yang dilaksanakan bersifat pencegahan. Hal ini guna mengatasi kejahatan dan perbuatan kriminal. “Kami mendatangi hotel tersebut. Sifatnya sebagai himbauan dan sosialisasi kepada pihak hotel,” sebutnya, Selasa (27/9).

BACA JUGA:

Sementara itu, Kanit Reskrim Ipda Pepen Okta Vendry, mengungkapkan alasan pihaknya mendatangi dua hotel tersebut. Pihaknya menerima informasi dugaan praktik prostitusi di Hotel Novanda dan Hotel Karas. “Ternyata benar, diduga ada praktik prostitusi di kamar nomor 308 di Hotel Novanda. Informasinya, tamu di kamar itu sudah enam hari menginap,” ungkapnya.

Saat pemeriksaan, polisi bersama pihak hotel menemukan seorang wanita dan pria yang bukan pasangan suami istri. Saat itu, polisi menemukan aplikasi media online untuk menjajakan diri pada ponsel wanita.

Atas hal itu, polisi tidak memberikan sanksi. Namun memberikan himbauan kepada keduanya agar tidak mengulangi perbuatanya. “Kami dari Polsek mengimbau pihak hotel untuk selalu memperhatikan tamu yang menginap. Kami juga tidak berniat membuat takut tamu hotel tersebut,” tegasnya. (*)

reporter: Yusnadi

Update