Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

254 Masjid di Karimun Terdaftar di Database Nasional

S
Penulis: Sandi Pramosinto❯
Jemaah masjid terlihat keluar usai menunaikan salat. Masjid ini menjadi salah satu yang terdaftar di database nasional. F Sandi Pramosinto/Batam Pos
Jemaah masjid terlihat keluar usai menunaikan salat. Masjid ini menjadi salah satu yang terdaftar di database nasional. F Sandi Pramosinto/Batam Pos

Advertisement

Batampos - Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam telah menyiapkan dua platform sistem layanan yakni, informasi masjid seluruh Indonesia (SIMBI) dan sistim informasi masjid (SiMAS).

Dua platform ini bertujuan untuk database masjid dan juga memperoleh legalitas nomor identitas (ID) masjid yang ada di Indonesia. Di Kabupaten Karimun sendiri sudah 254 masjid yang terdaftar secara nasional.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Karimun, Tugiatno mengatakan, selain sudah terdaftar secara nasional 254 masjid yang ada di Kabupaten Karimun juga sudah memiliki ID.

Advertisement

''Untuk bisa mendaftarkan data masjid memang terlebih dulu masuk ke sistim layanan SIMBI. Kemudian di dalamnya terdapat layanan SIMAS. Jadi dua platform ini satu kesatuan. Alhamdulillah sudah banyak masjid di Karimun yang terdaftar secara nasional,'' ujarnya, Jumat (17/7/2026).

254 masjid yang sudah terdaftar dan memiliki ID, katanya, tersebar di 13 kecamatan. Paling banyak masjid yang sudah terdaftar itu di Kecamatan Meral dengan jumlah 33 masjid. Kemudian di Kecamatan Kundur ada 31 masjid dan di Kecamatan Moro terdapat 30 masjid.

Advertisement

''Memang ada kemungkinan masih ada masjid yang belum terdaftar secara nasional dan memiliki nomor ID di Kabupaten Karimun. Jika memang pengurus masjid ingin mendaftarkan masjidnya agar terdaftar secara nasional dan memiliki nomo ID bisa berkoordinasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di masing-masing kecamatan,'' paparnya.

Dikatakannya, sistim layanan SIMBI dan SIMAS tidak hanya untuk mendaftar dan mendapatkan nomor ID masjid. Tapi, mushola juga bisa mendaftar. Dan di Kabupaten Karimun sendiri jumlah mushola yang terdaftar juga tidak kalah banyak dengan masjid. Jumlahnya sudah 261 mushola.

''Sesuai dengan database yang kami miliki untuk saat ini mushola terdaftar paling banyak di Kecamatan Kundur dengan jumlah 45 mushola. Kemudian di Kecamatan Kundur Utara ada 35 mushola dan kecamatan Meral ada 31 mushola,'' ungkap Tugiatno.

Dengan terdaftarnya masjid dan mushola secara nasional, tambahnya, serta sudah memiliki nomor ID jika ada bantuan dari pemerintah, maka yang diminta itu adalah nomor ID masjid dan mushola. Seperti tahun ini, ada bantuan Qur'an untuk masjid. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Kemenag Batam Minta Pengurus Masjid Benahi Pembagian Nasi Berkat, Hindari Aksi Rebutan

Kemenag Batam Minta Pengurus Masjid Benahi Pembagian Nasi Berkat, Hindari Aksi Rebutan

Kemenag Batam meminta pengurus masjid memperbaiki mekanisme pembagian nasi berkat usai salat Jumat.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kepri Bersihkan Masjid dan Pererat Silaturahmi dengan Warga

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Kepri Bersihkan Masjid dan Pererat Silaturahmi dengan Warga

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kepulauan Riau terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

Kemilau Muharram 1448 H, Ratusan Jamaah Semarakkan Tahun Baru Islam di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Kemilau Muharram 1448 H, Ratusan Jamaah Semarakkan Tahun Baru Islam di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

Ratusan jamaah memadati kawasan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Selasa (16/6), dalam rangka mengikuti kegiatan Kemilau Muharram 1448 Hijriah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer