batampos- Pemadaman listrik serentak di Kecamatan Siantan, Anambas yang berlangsung selama 5 jam membuat waktu istirahat warga terganggu, Sabtu, (5/4) malam tadi.
Pasalnya, pemadaman ini terjadi di malam hari dari mulai pukul 22.00 WIB hingga 03.30 WIB dini hari.
"Anak susah tidur malam tadi, kepanasan. Lama betul mati lampunya, dah nak subuh baru nyala," keluh seorang warga Dini kepada batampos, Minggu, (6/4).
Ditempat terpisah, Kepala PLN Anambas, Ade Listrian mengatakan pemadaman listrik yang terjadi malam tadi dikarenakan trafo miliknya mengalami kerusakan di Tanjung Momong, Desa Tarempa Timur.
"Malam tadi trafo rusak. Tidak bisa mengantarkan aliran listrik, jadi langsung kita ganti dengan yang baru," ujar Ade saat di konfirmasi melalui sambungan telepon.
Dalam pergantian trafo, PLN mengalami kendala yang menyebabkan pemadaman listrik berlangsung lama dan tidak sesuai estimasi yang ditentukan.
"Kita estimasi pergantian trafo 3 jam, tapi kenyataannya lebih dari itu. Karena kami mengalami kendala, tak ada crane jadi angkat trafo dari tiang masih menggunakan cara tradisional," terang Ade.
Ade menegaskan sebelum melaksanakan pekerjaan pergantian trafo, pihaknya lebih dahulu mengumumkan ke warga melalui grup WhatsApp. Hal ini dilakukan agar warga bisa mengantisipasi ketika pemadaman berlangsung.
"Intinya kalau ada pekerjaan yang terencana pasti beri informasi ke warga. Kecuali kalau ada peristiwa seperti kelewar tersengat listrik atau pohon timbang yang menyebabkan listrik mati. Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan," pungkas Ade. (*)
Editor : Tunggul Manurung