Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Akses Malaysia ke Anambas Segera Beroperasi, Jarak Tempuh Hanya 3,5 Jam

Ihsan Imaduddin • Sabtu, 28 Juni 2025 | 14:00 WIB
Kapal SB Santai Lady milik perusahaan asal Tioman sedang labuh jangkar di perairan Tarempa, Anambas usai melakukan perjalanan uji coba pelayaran internasional.
Kapal SB Santai Lady milik perusahaan asal Tioman sedang labuh jangkar di perairan Tarempa, Anambas usai melakukan perjalanan uji coba pelayaran internasional.

batampos - Pelayaran internasional di Anambas dalam waktu dekat segera dibuka. Untuk mendukung hal ini, berbagai persyaratan dan kajian telah dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas.

Baru-baru ini, uji coba pelayaran dengan rute Tioman, Malaysia menuju Anambas baik Letung maupun Tarempa berhasil dilakukan.

Dengan menggunakan SB Santai Lady yang mengangkut 8 penumpang mampu menempuh Letung hanya dalam waktu 2,5 jam.

"Sebenarnya total waktu dari Tioman ke Anambas ini terganting destinasi yang mau dituju. Kalau ke Letung 2,5 jam dan Tarempa 3,5 jam," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Effi Sjuhairi saat dikonfirmasi, Jum'at, (27/6).

Dalam uji coba pelayaran ini, pihaknya merangkul Customs, Immigration, Quarantine, and Port Authority (CIQP) untuk memeriksa bermacam berkas persyaratan yang terdiri dari keimigrasian, karantina dan syahbandar.

Menurutnya jika pelayaran internasional ini cepat terealiasi akan membawa dampak posiitif bagi kedua belah pihak, Tioman dan Anambas.

"Dampak positif ya dari segi pariwisata, kita menonjolkan beberapa objek yang wajib dikunjungi wisatawan mancanegara," ucap Effi.

Kemudian masyarakat Anambas bisa menikmati layanan kesehatan di Tioman. Karena selama ini, warga setempat yang sakit harus menempuh waktu lama untuk berobat di Johor maupun Malaka.

"Yang dulunya berobat di negara bagian Johor dan Malaka, nanti bisa langsung ke Tioman atau Pahang, karena jarak lebih dekat hanya 3,5 jam dari Tarempa," kata Effi.

Sementara itu, pelaku usaha pariwisata menyambut positif uji coba ini dan berharap rute tersebut bisa menjadi alternatif baru yang memperpendek waktu tempuh wisatawan asing menuju Anambas dibandingkan melalui jalur Batam atau Tanjungpinang.

"Pelayaran perdana ini menjadi langkah awal untuk membuka konektivitas laut internasional yang diharapkan mampu meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah," kata pelaku pariwisata, Junaidi

Jika uji coba ini dinyatakan berhasil, pelayaran reguler dari Tioman ke Anambas direncanakan akan dibuka secara berkala, terutama pada musim wisata.

Pelayaran perdana ini menjadi langkah awal untuk membuka konektivitas laut internasional yang diharapkan mampu meningkatkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#anambas #rute #malaysia #kapal