Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Ekonomi Anambas Kini Jadi Daerah dengan Pertumbuhan Tertinggi di Kepri

Ihsan Imaduddin • Sabtu, 11 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Bupati Anambas, Aneng
Bupati Anambas, Aneng

batampos— Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami peningkatan signifikan pada Triwulan II tahun 2025.

Kabar menggembirakan ini datang setelah sekian lama Anambas berada dalam tekanan ekonomi akibat turunnya produksi minyak dan gas (migas) di tahun sebelumnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada akhir tahun 2024 lalu, pertumbuhan ekonomi Anambas sempat minus 5,95 persen.

Kondisi itu terjadi karena produksi migas tidak maksimal akibat gangguan teknis dan cuaca yang menghambat proses eksplorasi.

Namun, situasi berubah drastis di pertengahan tahun 2025. Produksi migas kembali meningkat dan menjadi motor penggerak utama naiknya ekonomi daerah.

“Alhamdulillah, pada Triwulan II tahun 2025 ini, produksi migas meningkat sehingga pertumbuhan ekonomi kita berada di angka 23 persen,” ujar Bupati Anambas, Aneng, Jumat (10/10).

Menurut Aneng, capaian ini merupakan yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), bahkan melampaui pertumbuhan ekonomi Kota Batam yang selama ini menjadi tolok ukur utama di provinsi tersebut.

“Kita tak usah melihat Batam karena sejatinya kita di bawah mereka. Yang jelas, kalau dibandingkan dengan Natuna, ini sudah luar biasa. Karena selama ini Anambas selalu berada di bawah Natuna,” ungkapnya.

Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa roda perekonomian masyarakat mulai berputar kembali.

Aktivitas jual beli di pasar tradisional mulai ramai, sektor pariwisata kembali hidup, dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) pun telah kembali menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) secara rutin.

“Ini tanda bahwa ekonomi di arus bawah sudah bergerak normal. Kalau pasar ramai, artinya daya beli masyarakat meningkat,” tambah Aneng.

Ia juga menyebutkan, naiknya pendapatan dari sektor migas turut memberikan dampak positif bagi keuangan daerah.

Pemerintah Kabupaten kini memiliki ruang fiskal lebih besar untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor.

“Peningkatan PAD dari migas akan kita gunakan sebaik-baiknya untuk membangun infrastruktur, memperkuat pendidikan, dan mendukung kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Meski begitu, Bupati Aneng mengingatkan agar keberhasilan ini tidak membuat masyarakat lengah.

Ia menegaskan bahwa ketergantungan terhadap sektor migas harus diimbangi dengan penguatan sektor lain, seperti pariwisata dan perikanan.

“Kita tidak boleh hanya bergantung pada migas. Ke depan, potensi laut dan wisata bahari Anambas harus menjadi sumber ekonomi baru yang berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh pelaku usaha lokal untuk terus berinovasi dan memanfaatkan momentum pertumbuhan ini.

Pemerintah, lanjutnya, siap mendukung dengan berbagai program pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Ekonomi Anambas harus terus melaju untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Aneng.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus terjaga agar tren positif ini berlanjut hingga akhir tahun.

“Semoga ekonomi Anambas terus membaik, karena yang kita kejar bukan sekadar angka pertumbuhan, tapi kesejahteraan masyarakat yang nyata,” tutup Bupati Aneng. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#pertumbuhan ekonomi