batampos- Penemuan mayat menggemparkan Warga Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Anambas, Jumat (17/10) pagi.
Korban diketahui merupakan seorang pegawai Kantor Imigrasi Tarempa bernama Harsyad.
Saat ditemukan, korban masih mengenakan kaos berwarna silver dan celana panjang.
Jasadnya tergeletak di area semak-semak tak jauh dari jalan sebelum Kampung Flores.
Penemuan ini pertama kali diketahui oleh seorang pekerja toko bangunan bernama Dedek.
Saat itu, Dedek hendak mengantarkan material bangunan ke daerah Harung Hijau.
Di tengah perjalanan, ia melihat sesuatu yang mencurigakan di pinggir jalan.
“Pas pergi saya lihat ada kaki menjulur ke jalan. Pas balik lagi, ternyata masih ada. Makanya langsung panggil bos,” ujar Ropi, salah satu warga yang berada di lokasi kejadian.
Setelah memastikan temuan tersebut, Dedek melaporkan ke pemilik toko bangunan bernama Andi.
Andi kemudian segera menghubungi pihak terkait, termasuk tim ambulans yang dipimpin Raja Faisal serta aparat kepolisian.
“Setelah laporan masuk, Tim Reskrim langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP,” lanjut Ropi.
Menurut warga, di tubuh korban masih ditemukan sejumlah barang pribadi seperti handphone dan dompet.
Hal itu menimbulkan dugaan sementara bahwa korban bukan menjadi korban perampokan.
Salah satu petugas dari BPBD Anambas yang ikut membantu evakuasi menyebutkan bahwa saat ditemukan, mata sebelah kanan korban terlihat sedikit kemerahan.
“Sekilas saja saya lihat waktu evakuasi, matanya merah di sebelah kanan. Tubuhnya masih berpakaian lengkap,” ujar petugas tersebut.
Hingga kini, jasad Harsyad telah dibawa ke RSUD Tarempa untuk dilakukan visum guna memastikan penyebab kematiannya.
Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa yang mengejutkan warga tersebut. (*)
Editor : Tunggul Manurung