batampos– Hujan lebat yang mengguyur wilayah Tarempa, Kecamatan Siantan, pada Selasa (4/11) pagi, memakan korban dua Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kedua korban diketahui bernama Dewi dan Agustri, yang saat kejadian sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Fino BP 4285 HW menuju Kantor Bupati Anambas.
Namun nahas, di perempatan Antang–Air Padang, motor yang mereka kendarai tergelincir akibat kondisi jalan yang licin karena hujan deras.
Kasat Lantas Polres Anambas, Iptu Zulfikar, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa insiden itu terjadi karena korban tetap memaksakan diri berkendara di tengah hujan lebat tanpa memperhatikan kondisi jalan dan kendaraan.
“Jalan licin, posisi menurun, dan diduga rem motor kurang berfungsi optimal. Itu yang menyebabkan korban tergelincir,” ujar Iptu Zulfikar.
Akibat kecelakaan tersebut, Dewi mengalami luka lecet di bagian kaki dan tangan. Sementara Agustri mengalami patah tulang di tangan kanan.
“Korban sudah dibawa ke RSUD Tarempa untuk mendapatkan perawatan medis,” tambahnya.
Zulfikar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati berkendara saat hujan deras, terutama di jalan-jalan yang menurun dan berlubang.
“Kalau hujan deras, sebaiknya berteduh dulu. Jangan paksakan perjalanan kalau kondisi jalan tidak aman,” katanya.
Selain itu, ia juga meminta pengendara rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama rem dan ban, sebelum beraktivitas.
“Keselamatan itu yang utama. Cek kendaraan sebelum berangkat, karena kelalaian kecil bisa berakibat fatal,” tegasnya. (*)
Editor : Tunggul Manurung