Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Basah Kuyup Saat Hujan, Pedagang Asongan Pelabuhan Berhala Minta Pembangunan Kios

Ihsan Imaduddin • Rabu, 5 November 2025 | 13:00 WIB
Sejumlah pedagang di Pelabuhan Berhala, Pulau Jemaja sedang menjajakan dagangannya. Pedagang berharap ada pembangunan kios untuk mereka.
Sejumlah pedagang di Pelabuhan Berhala, Pulau Jemaja sedang menjajakan dagangannya. Pedagang berharap ada pembangunan kios untuk mereka.

batampos— Para pedagang asongan yang berjualan di Pelabuhan Berhala, Letung, Kecamatan Jemaja, meminta pemerintah agar membangun kios yang layak untuk tempat mereka berjualan.

Selama ini, para pedagang terpaksa berjualan di tempat terbuka tanpa pelindung dari panas dan hujan. Akibatnya, mereka sering kehujanan dan dagangan pun ikut basah.

Junai, salah satu pedagang yang setiap kapal bersandar selalu menjajakan makanan dan kerupuk kepada penumpang kapal, mengaku kondisi tersebut membuatnya kesulitan berjualan ketika cuaca buruk.

“Saya ni jual makanan berat dan aneka kerupuk untuk dijual ke penumpang kapal. Kalau hujan, ya basah kuyup kami,” keluh Junai, Senin (3/11).

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera membangun kios sederhana agar para pedagang bisa berjualan dengan nyaman tanpa harus khawatir cuaca.

Menurut Junai, keberadaan kios juga bisa membuat area pelabuhan lebih tertata rapi dan memudahkan penumpang mencari makanan.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengatakan pemerintah daerah sebenarnya telah merencanakan pembangunan kios bagi para pedagang asongan.

Namun, rencana tersebut masih terkendala oleh status kepemilikan lahan pelabuhan yang berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan.

“Kami sudah ada rencana membangun kios untuk pedagang, tapi karena pelabuhan itu milik Kementerian Perhubungan, jadi belum bisa dilaksanakan,” jelas Aneng.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pihak kementerian agar pembangunan kios bisa segera direalisasikan.

“Harapan kami, ada solusi terbaik supaya pedagang bisa berjualan dengan layak tanpa mengganggu aktivitas pelabuhan,” tutupnya. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#pedagang #hujan