Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bupati Anambas dan Kajari Beri Penguatan Mental, Pelajar Didorong Jauhi Kekerasan

Ihsan Imaduddin • Kamis, 20 November 2025 | 14:00 WIB
Bupati Anambas, Aneng beserta Kajari, Budhi Purwanto menyempatkan diri foto bersama dengan pelajar SMP Negeri 5 Tarempa Selatan.
Bupati Anambas, Aneng beserta Kajari, Budhi Purwanto menyempatkan diri foto bersama dengan pelajar SMP Negeri 5 Tarempa Selatan.

batampos- Pelajar SMP Negeri 5 Tarempa Selatan mendapatkan kunjungan istimewa dari Bupati Anambas, Aneng, bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Anambas, Budhi Purwanto pada Rabu (19/11). Kunjungan ini disambut antusias oleh para siswa yang memenuhi aula sekolah.

Kedatangan dua pejabat daerah ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga untuk memberikan penguatan mental dan pemahaman hukum kepada para pelajar.

Pemerintah daerah dan Kejaksaan ingin memastikan generasi muda memiliki bekal karakter dan wawasan yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman.

Di hadapan ratusan pelajar, Bupati Aneng menegaskan pentingnya menjaga perilaku sejak dini.

Ia mengingatkan bahwa masa depan cerah hanya bisa diraih jika para pelajar menjauhi perbuatan tercela.

“Jangan kotori masa depan kalian dengan tindakan yang tidak bermanfaat. Jauhi perbuatan tercela, fokuslah membangun diri menjadi pelajar yang berprestasi,” tegas Aneng.

Bupati juga menyampaikan bahwa sekolah adalah tempat untuk menimba ilmu dan membentuk karakter, bukan ajang menunjukkan kekuatan atau mencari masalah.

Menurutnya, lingkungan sekolah yang aman dan nyaman akan membuat proses belajar lebih maksimal.

Dalam kesempatan itu, Aneng secara khusus menyoroti persoalan bullying dan aksi kekerasan antarpelajar yang belakangan marak terjadi di berbagai daerah. Ia tidak ingin hal tersebut terjadi di Anambas.

Aneng menyampaikan bahwa bullying bisa merusak mental teman sendiri dan membuka pintu pada pergaulan negatif lainnya.

Ia meminta para pelajar menjaga sikap, tutur kata, dan saling menghormati antar sesama siswa.

“Selama kalian berada di sekolah, jangan pernah ada bullying, jangan ada perkusi, dan jangan ada kekerasan sekecil apa pun. Jadilah pelajar yang berani berbuat baik dan membela teman yang diperlakukan tidak adil,” pesan Aneng.

Ia juga menekankan bahwa tindakan kekerasan sama sekali tidak menunjukkan keberanian, justru mencerminkan ketidakmampuan mengendalikan diri.

Menurutnya, pelajar hebat adalah yang mampu menunjukkan prestasi, bukan yang membuat takut teman-temannya.

Para pelajar tampak serius memperhatikan setiap arahan yang disampaikan Bupati.

Beberapa guru juga mengapresiasi pesan tersebut karena menjadi dorongan moral bagi lingkungan belajar yang lebih positif.

Sementara itu, Kajari Anambas, Budhi Purwanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama antara Kejaksaan dan pemerintah daerah untuk membina generasi muda sejak bangku sekolah.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah preventif agar pelajar tidak terjerumus pada perbuatan melanggar hukum.

Budhi mengatakan pihaknya ingin memberikan pemahaman bahwa hukum bukan hanya soal sanksi, tetapi juga panduan agar masyarakat hidup tertib dan saling menghargai.

“Kami hadir untuk memastikan adik-adik memahami mana yang benar dan mana yang salah. Pembinaan seperti ini penting agar kalian tumbuh menjadi generasi yang cerdas, beretika, dan sadar hukum,” ujar Budhi.

Ia menambahkan bahwa Kejaksaan siap terus mendukung program pembinaan pelajar di seluruh sekolah di Anambas melalui kegiatan edukasi hukum yang berkelanjutan.

Dengan adanya kunjungan ini, sekolah berharap para pelajar semakin termotivasi untuk menjaga perilaku dan membangun lingkungan belajar yang lebih aman serta penuh rasa saling menghargai. (*)

Editor : Tunggul Manurung
#mental #pelajar