batampos – Pemerintah desa dituntut semakin mandiri dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan. Desa tidak boleh hanya bergantung pada Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD), tetapi juga harus mampu menggali dan mengelola sumber pendapatan lain secara mandiri.
Semangat kemandirian tersebut mulai terlihat di Desa Putik, Kabupaten Kepulauan Anambas. Melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pemerintah Desa Putik berhasil membuktikan bahwa desa mampu menghasilkan pendapatan sendiri.
Sepanjang tahun 2025, BUMDes Putik mencatat keuntungan bersih sebesar Rp 84 juta. Capaian ini menjadi bukti bahwa pengelolaan usaha desa secara profesional mampu memberikan dampak nyata terhadap keuangan desa.
Kepala Desa Putik, Azman, mengatakan keuntungan tersebut berasal dari sejumlah unit usaha yang dikelola BUMDes. Unit usaha itu meliputi pabrik es, wahana permainan anak-anak, usaha pompong, serta penyewaan lapak balon raksasa.
“Dari seluruh unit usaha tersebut, pendapatan kotor BUMDes Putik sepanjang 2025 mencapai Rp 176 juta,” kata Azman, Rabu (31/12).
Namun demikian, pendapatan kotor tersebut masih harus dikurangi dengan biaya operasional. Total biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan berbagai usaha tersebut mencapai Rp 91 juta.
“Setelah dikurangi biaya operasional, keuntungan bersih yang kita peroleh sebesar Rp 84 juta,” ujarnya.
Keuntungan bersih itu kemudian dibagi sesuai ketentuan. Sebanyak Rp 29,5 juta dialokasikan sebagai Pendapatan Asli Desa (PADes). Sementara sisanya dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan masyarakat.
Dana tersebut digunakan untuk mendukung dua masjid, kegiatan Posyandu, pemasangan lampu penerangan jalan, serta kegiatan peringatan 1 Muharram.
Azman menegaskan, keberhasilan pengelolaan BUMDes merupakan hasil kerja keras bersama seluruh pihak. Ia berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan usaha desa agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Kami ingin BUMDes benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa. Terima kasih kepada seluruh pengurus BUMDes yang telah bekerja jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Baca Juga: Thor Kembali! Teaser Avengers Doomsday Ungkap Perjuangan Terberat Sang Dewa Petir
Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyampaikan apresiasi atas capaian Pemerintah Desa Putik. Ia mengaku salut atas keberhasilan desa tersebut dalam mengelola BUMDes hingga mampu menghasilkan keuntungan yang signifikan.
Menurut Aneng, apa yang dilakukan Pemdes Putik mencerminkan kemandirian desa yang sesungguhnya—desa yang tidak hanya mengandalkan bantuan pemerintah, tetapi mampu berdiri di atas kekuatan ekonomi yang dibangun sendiri. (*)
Editor : M Tahang