Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PAD Hampir Capai Target, Kinerja Fiskal Batam Dinilai Masih Kuat

M
Penulis: Muhammad Syahban❯
Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah. Foto. Cecep Mulyana / Batam Pos
Kepala Bapenda Kota Batam, Raja Azmansyah. Foto. Cecep Mulyana / Batam Pos

Advertisement

batampos – Kinerja fiskal Pemerintah Kota (Pemko) Batam dinilai masih berada dalam kategori kuat, ditopang capaian pendapatan asli daerah (PAD) yang mendekati target pada 2025 lalu.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, Raja Azmansyah, mengatakan kapasitas fiskal Batam tergolong tinggi jika dilihat dari perbandingan PAD terhadap total pendapatan daerah.

“Kalau kita lihat dari komparasi PAD terhadap pendapatan secara keseluruhan, posisi fiskal Batam masih kuat,” ujarnya, Selasa (28/4).

Advertisement

Pada 2025, realisasi PAD Batam mencapai Rp1,86 triliun atau 96,31 persen dari target Rp1,95 triliun. Selisih tersebut dinilai masih dalam batas aman karena berada di bawah ambang toleransi 5 persen.

“Artinya masih dalam batas aman. Kebutuhan belanja daerah tetap terpenuhi, tidak ada tunda salur, dan tidak ada tunggakan kepada pihak ketiga,” jelasnya.

Untuk 2026, Pemko Batam menargetkan total pendapatan daerah sebesar Rp4,29 triliun, dengan kontribusi PAD ditetapkan Rp2,5 triliun.

Advertisement

Dari sisi sumber penerimaan, sektor pajak masih menjadi tulang punggung PAD. Kontributor terbesar berasal dari Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak penerangan jalan, serta pajak daerah lainnya.

Raja menyebut, pada 2025 sektor BPHTB bahkan melampaui target dengan realisasi mencapai Rp540 miliar atau 109 persen.

“Ini menunjukkan potensi pajak di Batam masih sangat besar, terutama dari sektor properti,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada potensi dari sektor retribusi yang belum tergarap optimal, seperti retribusi sampah dan parkir.

Advertisement
Editor : Jamil Qasim

Artikel Terkait

    Stiker Parkir Tahunan Batam Dipangkas, Motor Rp125 Ribu

Stiker Parkir Tahunan Batam Dipangkas, Motor Rp125 Ribu

Dishub Batam akan memperkenalkan stiker parkir tahunan dengan tarif baru Rp125 ribu untuk sepeda motor dan Rp300 ribu untuk roda empat

100 Titik Parkir QRIS Belum Optimal, Pemko Batam Evaluasi Pihak Ketiga

100 Titik Parkir QRIS Belum Optimal, Pemko Batam Evaluasi Pihak Ketiga

Penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS di 100 titik parkir yang dikelola pihak ketiga belum berjalan optimal

Halte Trans Batam Jadi Lahan Iklan, Dishub Kejar PAD dan Tekan Vandalisme

Halte Trans Batam Jadi Lahan Iklan, Dishub Kejar PAD dan Tekan Vandalisme

Dishub Kota Batam membuka sekitar 50–60 halte Trans Batam untuk dimanfaatkan sebagai media iklan dan branding oleh perusahaan swasta

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer