Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Penumpang Keluhkan Parkir Pelabuhan Tarempa Semrawut, Keluar Masuk Berdesakan

Ihsan Imaduddin • Rabu, 14 Januari 2026 | 21:30 WIB
Kondisi parkir di Pelabuhan Tarempa yang semrawut dengan sejumlah pemotor yang mau keluar dari area tersebut. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos
Kondisi parkir di Pelabuhan Tarempa yang semrawut dengan sejumlah pemotor yang mau keluar dari area tersebut. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – Sistem parkir di Pelabuhan Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, dinilai masih semrawut dan belum tertata dengan baik. Kondisi tersebut kerap dikeluhkan penumpang kapal yang keluar masuk pelabuhan setiap hari.

Keterbatasan lahan parkir menjadi salah satu penyebab utama persoalan ini. Area yang tersedia dinilai tidak sebanding dengan jumlah sepeda motor dan kendaraan yang mengantar maupun menjemput penumpang.

Selain itu, Pelabuhan Tarempa hanya memiliki satu akses pintu masuk dan keluar kendaraan. Akibatnya, arus kendaraan bercampur dengan arus penumpang pejalan kaki, sehingga rawan terjadi benturan.

Tidak jarang, penumpang yang baru turun dari kapal maupun calon penumpang harus berdesakan dengan sepeda motor yang keluar masuk area pelabuhan. Situasi tersebut dinilai membahayakan, terutama bagi penumpang lanjut usia, anak-anak, serta mereka yang membawa barang bawaan.

Seorang penumpang asal Kijang, Solihin, mengaku hampir terjatuh saat baru tiba di Pelabuhan Tarempa, Rabu (14/1). Ia mengatakan tersenggol sepeda motor yang melintas di area pelabuhan.

“Seharusnya parkir Pelabuhan Tarempa ini dibenahi. Susah mau jalan keluar karena banyak motor keluar masuk. Tadi hampir jatuh karena disenggol motor,” ujarnya.

Menurut Solihin, kondisi parkir yang semrawut tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perubahan berarti. Ia juga menilai minimnya petugas yang mengatur lalu lintas kendaraan di area pelabuhan membuat situasi semakin tidak aman bagi penumpang.

“Pelabuhan ini pintu masuk Anambas. Malu kalau ada wisatawan datang tapi parkirnya amburadul. Harapannya segera dibenahi,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Dirman, calon penumpang yang akan berangkat dari Pelabuhan Tarempa. Ia menilai sistem parkir yang ada saat ini tidak efektif dan perlu penataan ulang.

Menurutnya, pemerintah daerah dapat membuat pemisahan jalur kendaraan dengan menyediakan pintu khusus masuk dan pintu khusus keluar untuk mengurangi penumpukan dan potensi kecelakaan.

“Satu pintu untuk masuk dan satu lagi untuk keluar kendaraan, supaya tidak bercampur dengan penumpang,” usul Dirman.

Ia juga menyarankan agar disiapkan petugas parkir resmi yang bertugas mengatur arus kendaraan dan menjaga keselamatan penumpang.

“Memang ada pos Polres Anambas dan Lanal Tarempa, tapi tadi tidak terlihat petugas yang mengatur lalu lintas kendaraan,” ucapnya.

Dirman berharap penataan parkir di Pelabuhan Tarempa tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) melalui retribusi parkir yang dikelola secara resmi. (*)

Editor : M Tahang
#parkir #Pelabuhan Tarempa