Distributor Ungkap Kendala Cuaca dan Bea Cukai, Pemkab Anambas Cari Solusi Pasokan Ayam
Ihsan Imaduddin• Jumat, 16 Januari 2026 | 18:30 WIB
Pedagang ayam potong di Pasar Mega Legenda menyiapkan ayam yang dipesan konsumen, Minggu (22/12). Saat ini harga daging ayam potong di Batam masih tinggi.
Batampos - Distributor lokal di Kabupaten Kepulauan Anambas mengungkap, kelangkaan ayam bekutidak hanya disebabkan oleh cuaca buruk, tetapi juga dipengaruhi olehpengetatan distribusi sembako oleh Bea Cukai Batam.
Salah satu distributor,Ahak, membenarkan bahwa pasokan ayam beku di Anambas saat ini kosong. Ia menjelaskan, selama ini pasokan sembako, termasuk ayam beku, didatangkan dari Kota Batam, lalu dikirim ke Bintan sebelum dibawa ke Anambas melalui jalur laut.
“Dari Bintan baru dikirim pakai kapal kargo di Pelabuhan Kijang. Kita juga terdampak dari aturan ketat Bea Cukai,” ujar Ahak, Jumat (16/1/2026).
Guna mengantisipasi kendala tersebut, pihak distributor kini mulai menjalin komunikasi denganPT JAPFA Bintanagar pasokan ayam dapat langsung dikirim dari Bintan ke Anambas tanpa melalui jalur panjang.
“Kita jajaki kerja sama dengan PT JAPFA. Dulu ayam beku kita dari Riau dan Sumatera Barat. Ke depan kita ambil dari Bintan supaya lebih aman dari kendala Bea Cukai,” katanya.
Sementara itu,Kepala Bidang Perindustrian Kabupaten Kepulauan Anambas, Kasim, mengatakan pemerintah daerah telah memantau langsung kondisi terputusnya pasokan sembako tersebut.
Menurutnya,Pemkab Anambassaat ini tengah berupaya mencari solusi agar kebutuhan masyarakat, khususnyaayam dan telur, dapat segera terpenuhi.
“Kami sedang berupaya mendatangkan beberapa item sembako, terutama telur dan ayam. Untuk komoditas lain seperti beras, bawang, dan cabai masih aman,” ujar Kasim.
Selain itu, pihaknya juga telah menyuratiDinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Riauguna meminta kemudahan distribusi bahan pokok agar tidak terjadi hambatan, terutama di wilayah perbatasan seperti Anambas. (*)