Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Musim Utara Datang, Tumpukan Sampah Laut Kembali Cemari Pesisir Anambas

Ihsan Imaduddin • Sabtu, 17 Januari 2026 | 17:15 WIB

TUMPUKAN sampah tergenang di atas air laut pemukiman warga Desa Tarempa Barat. Di musim utara ini, sampah dan narkoba jadi ancaman untuk masyarakat pesisir. F Ihsan/Batam Pos
TUMPUKAN sampah tergenang di atas air laut pemukiman warga Desa Tarempa Barat. Di musim utara ini, sampah dan narkoba jadi ancaman untuk masyarakat pesisir. F Ihsan/Batam Pos

Batampos - Memasuki puncak musim utara, wilayah pesisir Kabupaten Kepulauan Anambas kembali dipenuhi pemandangan tumpukan sampah laut yang terbawa arus dan gelombang tinggi. Sampah-sampah tersebut menumpuk di sejumlah pantai, terutama di kawasan pemukiman warga pesisir.

Sampah plastik mendominasi tumpukan yang terdampar di bibir pantai. Mulai dari botol minuman, kantong plastik, kemasan makanan, hingga styrofoam berserakan dan mengotori pesisir. Demikian pantauan Batam Pos di kawasan Tarempa Barat, Jumat (16/1/2026) lalu.

Sampah tersebut berasal dari laut dan terbawa arus kuat yang menjadi ciri khas musim utara. Dalam waktu singkat, sampah yang awalnya sedikit berubah menjadi tumpukan besar dan sulit dibersihkan.

Baca Juga: Tanam Pohon Matoa hingga Resmikan Gedung, Kunjungan Menag ke Kepri Sarat Agenda Simbolis

Salah seorang warga Tarempa Barat, Dono, mengatakan kondisi ini selalu berulang setiap musim utara tiba. Meski warga sudah membersihkan pantai, sampah laut akan kembali berdatangan.

“Sampah-sampah ini lama-kelamaan menumpuk di pantai. Sudah dibersihkan, datang lagi,” ujar Dono.

Menurutnya, air laut Anambas yang biasanya jernih dan tenang berubah menjadi keruh saat musim utara. Padahal dalam kondisi normal, dasar laut bisa terlihat jelas dari permukaan.

“Biasanya laut kita bening sekali, dari atas sudah kelihatan pasir, karang, sampai ikan. Kalau musim utara, air jadi keruh dan kotor,” katanya.

Warga setempat kerap melakukan gotong royong membersihkan pantai. Namun, upaya tersebut belum mampu mengatasi persoalan sampah kiriman yang terus berdatangan selama musim utara masih berlangsung. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#sampah #anambas #Sampah laut Anambas #Musim Angin Utara