Lakukan Pengukuran, Pelabuhan Penyeberangan Pelajar SMPN 1 Siantan Utara Direncanakan Dibangun Baru
Ihsan Imaduddin• Rabu, 21 Januari 2026 | 13:00 WIB
ANGGOTA DPRD Anambas Marjohan dan Plt Kadishub Anambas Nurullah meninjau Pelabuhan PNPM di Desa Piasan kemarin. F Ihsan/Batam Pos
Batampos - Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Anambas memastikan pelabuhan penyeberangan pelajar SMP Negeri 1 Siantan Utara di Desa Piasan tidak akan direhabilitasi, melainkan direncanakan dibangun baru demi menjamin keselamatan siswa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Anambas, Nurullah, mengatakan pihaknya telah melakukan pengukuran terhadap pelabuhan lama yang kondisinya sudah rusak parah. Hasil pengukuran tersebut akan dijadikan bahan pengajuan pembangunan ke pemerintah daerah.
“Kalau direhab, biayanya justru sangat besar karena harus menggunakan pondasi pailing. Bisa sampai miliaran,” kata Nurullah saat ditemui kemarin.
Menurutnya, pembangunan pelabuhan baru menjadi opsi paling rasional dan efisien. Rencana pembangunan akan dilakukan di lahan milik SMP Negeri 1 Siantan Utara setelah dilakukan koordinasi dengan pihak sekolah.
“Kita lebih memilih bangun baru di lahan sekolah agar lebih hemat dan aman,” jelasnya.
Selain itu, Nurullah mengungkapkan adanya peluang pembangunan pelabuhan khusus pelajar melalui program Jembatan Penyeberangan Anak Sekolah (JPAS) dari Pemerintah Pusat.
“Kami mendapat informasi dari Kepala Desa Piasan bahwa Kementerian Dalam Negeri memiliki program JPAS untuk menunjang keselamatan pelajar yang menggunakan transportasi laut,” ungkapnya.
Namun hingga saat ini, realisasi program tersebut masih menunggu kepastian. Jika pembangunan tidak masuk dalam program JPAS, Dishub Anambas akan mengupayakan pendanaan melalui APBD Perubahan atau APBD Tahun 2027.
“Kalau tidak masuk program pusat, kita perjuangkan lewat APBD-P atau APBD 2027,” pungkasnya. (*)