Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Mudik Lebaran, Pelni Tak Tambah Kapal di Rute Natuna–Anambas

Ihsan Imaduddin • Minggu, 8 Maret 2026 | 19:00 WIB

KM Bukit Raya saat menurunkan penumpang di Pelabuhan Tarempa. Mudik lLebaran 2026, Pelni tidak menambah armada untuk rute Natuna-Anambas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos
KM Bukit Raya saat menurunkan penumpang di Pelabuhan Tarempa. Mudik lLebaran 2026, Pelni tidak menambah armada untuk rute Natuna-Anambas. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos

batampos – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memastikan tidak menambah kapal pada rute Kijang–Anambas–Natuna–Pontianak selama arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Kondisi ini membuat layanan di rute tersebut tetap hanya dilayani satu kapal, yakni KM Bukit Raya.

Padahal masyarakat di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Natuna sebelumnya berharap adanya tambahan kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat musim mudik.

Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, mengatakan pihaknya tidak menyiapkan tambahan kapal maupun kursi penumpang pada periode mudik Lebaran tahun ini.

“Untuk penambahan seat peak season memang tidak ada. KM Bukit Raya masih tetap masuk sesuai jadwal yang sudah dipublikasikan,” ujar Putra Kencana, Minggu (8/3).

Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin menggunakan layanan Pelni dapat membeli tiket melalui aplikasi Pelni Mobile. Dalam sistem tersebut, setiap penumpang langsung mendapatkan nomor tempat duduk.

Menurutnya, Pelni tidak menjual tiket tanpa tempat duduk atau non-seat demi menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang selama pelayaran.

Kondisi ini berbeda dengan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya. Dalam tiga tahun terakhir, Pelni justru menambah kapal di rute tersebut meskipun jumlah penumpang tidak sebanyak musim mudik Lebaran.

Sementara itu, berdasarkan jadwal terbaru, KM Bukit Raya tidak singgah di Natuna dan Anambas saat berangkat menuju Kijang dari Surabaya untuk mengangkut penumpang.

Kapal tersebut dijadwalkan berlayar dari Surabaya menuju Pontianak pada 10 Maret mendatang sebelum melanjutkan perjalanan langsung ke Kijang.

Padahal pada rute normal sebelumnya, KM Bukit Raya biasanya singgah lebih dulu di Natuna dan Anambas sebelum tiba di Kijang.

Perubahan rute ini membuat kapal tidak dapat mengangkut penumpang dari Natuna dan Anambas yang ingin menuju Kijang menjelang musim mudik Lebaran.

Kapal baru dijadwalkan kembali berlayar dari Kijang menuju Anambas, Natuna hingga Pontianak pada 14 Maret mendatang.

Kondisi tersebut membuat masyarakat di wilayah kepulauan itu memiliki pilihan terbatas untuk transportasi laut berbiaya terjangkau saat mudik.

Salah seorang warga Tarempa, Antoni, mengaku kecewa karena tidak ada kapal Pelni yang singgah di Anambas pada musim mudik tahun ini.

“Sangat disayangkan tidak ada kapal Pelni yang singgah ke Anambas di musim mudik. Kami ingin juga naik itu, karena harganya lebih murah dibandingkan ferry,” ujarnya.

Ia berharap Pelni dapat mengevaluasi kebijakan tersebut karena banyak masyarakat yang membutuhkan transportasi laut dengan tarif lebih terjangkau.

Menurut Antoni, biaya perjalanan menggunakan ferry cukup mahal, terutama bagi keluarga yang bepergian bersama.

“Kami sekeluarga ada lima orang. Kalau naik ferry ke Tanjungpinang saja hampir Rp2,5 juta sekali jalan. Belum lagi dari Tanjungpinang ke Lingga, bisa sampai Rp5 juta sekali jalan. Kalau ada Pelni tentu lebih murah,” pungkasnya. (*)

Editor : M Tahang
#pelni #Mudik Lebaran 2026