Batampos – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menurunkan 85 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Idulfitri1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Seligi 2026. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.
Operasi pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Anambas Aneng. " Pengamanan ini kita beri nama Operasi Ketupat Seligi 2026. Yang menjadi komando kita tunjuk Kapolres,” ujar Aneng, Kamis (12/3/2026).
Dari total 85 personel yang dikerahkan, sebanyak 44 personel berasal dari Polres Kepulauan Anambas yang menjadi kekuatan utama dalam pengamanan selama masa mudik dan perayaan Lebaran.
Selain itu, terdapat 12 personel dari jajaran Polsek, yakni Polsek Jemaja, Polsek Siantan dan Polsek Palmatak.
Sementara 22 personel lainnya berasal dari sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Kesehatan, Satpol PP, Basarnas, Dinas Perhubungan hingga Pemadam Kebakaran (Damkar).
Baca Juga: Operasi Ketupat 2026 Dimulai, 370 Personel Disiagakan di Tanjungpinang
Menurut Aneng, operasi pengamanan akan berlangsung hampir dua pekan, yakni mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026 mendatang.
Pemerintah daerah juga mendirikan tiga posko pengamanan terpadu sebagai pusat koordinasi dan pelayanan masyarakat selama masa mudik.
Ketiga posko tersebut ditempatkan di sejumlah pintu masuk utama transportasi laut, yaitu Pelabuhan Tarempa, Pelabuhan Letung, dan Pelabuhan Matak.
“Posko ini penting untuk memantau arus mudik dan arus balik, terutama di wilayah pelabuhan yang menjadi jalur utama transportasi masyarakat Anambas,” jelas Aneng.
Dengan pengamanan ini, pemerintah daerah berharap aktivitas mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berlangsung tertib serta aman bagi seluruh masyarakat. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak