Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pemkab Anambas Siapkan 380 Sapi untuk Idul Adha 1447 H, Jemaja Jadi Sentra Terbanyak

Ihsan Imaduddin • Selasa, 5 Mei 2026 | 16:09 WIB
Sapi yang sudah siap untuk di kurban sedang bersantai di pekarangan warga. Tahun ini, Pemkab Anambas siapkan 380 ekor sapi.   / F. Ihsan Imaduddin / Batam Pos
Sapi yang sudah siap untuk di kurban sedang bersantai di pekarangan warga. Tahun ini, Pemkab Anambas siapkan 380 ekor sapi. / F. Ihsan Imaduddin / Batam Pos

batampos — Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas memastikan ketersediaan hewan kurban untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026. Sebanyak 380 ekor sapi telah disiapkan dan dinyatakan memenuhi syarat untuk disembelih.

Pendataan dilakukan secara menyeluruh oleh pemerintah daerah guna memastikan seluruh hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi layak, baik dari sisi kesehatan maupun ketentuan syariat.

Kepala DPPP Anambas, Arcan Iskandar, menyampaikan bahwa seluruh sapi yang telah didata masuk kategori layak kurban.

“Kami telah mendata 380 ekor sapi yang memenuhi syarat untuk dipotong sesuai ketentuan,” ujarnya, Senin (4/5).

Sebaran hewan kurban tersebut berada di tiga pulau utama di Anambas, yakni Pulau Siantan, Pulau Palmatak, dan Pulau Jemaja. Dari ketiga wilayah tersebut, Pulau Jemaja menjadi daerah dengan jumlah sapi terbanyak karena dinilai memiliki kondisi geografis yang lebih mendukung untuk pengembangan peternakan.

Arcan menjelaskan, penentuan kelayakan hewan kurban tidak hanya dilihat dari jumlah, tetapi juga kondisi fisik. Dalam ketentuan syariat, hewan kurban harus sehat, tidak cacat, tidak pincang, tidak buta, serta tidak dalam kondisi kurus. Selain itu, usia minimal sapi untuk qurban adalah dua tahun.

Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan untuk memastikan hewan bebas dari penyakit menular, sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Pengawasan terus kami lakukan agar seluruh hewan kurban benar-benar memenuhi standar kesehatan dan syariat,” tegasnya.

Meski ketersediaan hewan qurban dinilai mencukupi, DPPP memproyeksikan daya beli masyarakat pada tahun ini tidak mengalami peningkatan signifikan. Kondisi tersebut merujuk pada tren tahun sebelumnya, di mana minat berqurban cenderung menurun.

“Kami perkirakan daya beli masyarakat masih stagnan, bahkan cenderung menurun seiring kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih,” tambah Arcan.

Pemerintah daerah berharap kondisi ekonomi masyarakat segera membaik agar pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berlangsung lebih optimal.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, DPPP memastikan pasokan hewan qurban di Kepulauan Anambas aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha. (*)

 

Editor : Putut Ariyotejo
#Idul Adha 1447 H #sapi qurban #Pulau Jemaja #Kepulauan Anambas