batampos – Dinas Perikanan Pertanian Pangan (DPPP) Kabupaten Kepulauan Anambas menggencarkan pengawasan dan pencegahan penyakit hewan menular di wilayah peternakan.
Langkah tersebut dilakukan melalui penyuluhan kepada peternak di Kecamatan Palmatak yang digelar di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), Jumat (8/5).
Kegiatan itu diikuti peternak sapi, kambing, dan hewan ternak lainnya guna meningkatkan pemahaman terkait pencegahan penyakit menular pada hewan.
Baca Juga: Batam Diserbu Sindikat Penipu Online Internasional, Interpol Soroti Pergeseran Basis Operasi
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPPP Kabupaten Kepulauan Anambas, Arcan Iskandar, mengatakan upaya pengawasan perlu dilakukan sejak dini untuk mencegah kerugian peternak.
Menurutnya, salah satu penyakit yang perlu diwaspadai ialah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang dapat menyerang hewan ternak dengan cepat.
“Kalau tidak segera ditangani, penyakit ini bisa menyebabkan penurunan kesehatan ternak hingga kematian,” ujarnya.
Selain berdampak pada kerugian ekonomi, Arcan menyebut penyakit hewan juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat jika tidak ditangani dengan baik.
Melalui penyuluhan tersebut, peternak diberikan edukasi mengenai tanda-tanda awal penyakit menular pada ternak, seperti demam, luka pada mulut, pincang, hingga penurunan kondisi fisik hewan.
Baca Juga: Sindikat Scammer Asia Bergeser ke Indonesia, Polri Perketat Pengawasan
Peternak juga diingatkan pentingnya menjaga kebersihan kandang agar ternak tidak mudah terserang penyakit.
Arcan mengatakan pihaknya kini lebih memprioritaskan langkah pencegahan dibanding penanganan setelah wabah menyebar.
“Pencegahan lebih baik, salah satunya melalui vaksinasi, pemberian vitamin, obat cacing secara rutin, dan menjaga kebersihan kandang,” katanya.
Ia juga meminta peternak aktif melaporkan apabila menemukan gejala penyakit pada hewan ternak mereka.
“Kami minta peternak segera melapor ke petugas Puskeswan jika ada gejala penyakit. Jangan menunggu kondisi parah,” tegasnya.
Menurutnya, laporan cepat akan memudahkan petugas melakukan pemeriksaan dan penanganan sehingga penyebaran penyakit dapat dicegah lebih awal. (*)
Editor : M Tahang