Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Minat Baca Anak di Anambas Minim, Perpustakaan Daerah Gandeng PKK Perkuat Budaya Literasi

Ihsan Imaduddin • Jumat, 15 Mei 2026 | 19:20 WIB
KETUA TP PKK Kepulauan Anambas, Sinta bersama Kepala Dispusida, Rusmanda foto bersama usai acara kolaborasi meningkatkan minat literasi hingga ke Desa di Kepulauan tersebut, Jumat (15/5/2026). F Hani Saragih untuk Batam Pos
KETUA TP PKK Kepulauan Anambas, Sinta bersama Kepala Dispusida, Rusmanda foto bersama usai acara kolaborasi meningkatkan minat literasi hingga ke Desa di Kepulauan tersebut, Jumat (15/5/2026). F Hani Saragih untuk Batam Pos

Batampos – Minimnya minat baca masyarakat, khususnya anak-anak di Kabupaten Kepulauan Anambas, menjadi perhatian serius pemkab setempat. Kebiasaan anak yang lebih banyak menghabiskan waktu bermain gadget dibanding membaca buku menjadi tantangan besar dalam membangun budaya literasi di wilayah kepulauan tersebut.

Kondisi itu mendorong Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusida) Kepulauan Anambas berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK untuk memperkuat gerakan literasi hingga ke desa-desa dan pulau terluar.

Kepala Dispusida Kepulauan Anambas, Rusmanda mengatakan, tantangan geografis masih menjadi kendala utama dalam pemerataan akses informasi dan bahan bacaan di daerah kepulauan.

Baca Juga: Arus Pendek Nyaris Hanguskan Rumah di Tanjunguban, Penghuni Panik Saat Asap Penuhi Ruangan

“Sebagai wilayah kepulauan, tantangan akses informasi dan bahan bacaan masih menjadi perhatian bersama sehingga diperlukan sinergi lintas sektor agar layanan literasi dapat menjangkau masyarakat hingga ke desa dan pulau terluar,” kata Rusmanda, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, masih banyak masyarakat di wilayah terpencil yang belum mendapatkan akses literasi secara maksimal akibat keterbatasan fasilitas dan distribusi bahan bacaan.

Melalui kolaborasi tersebut, Dispusida dan PKK akan memperkuat sosialisasi budaya membaca, pemanfaatan perpustakaan daerah, layanan literasi digital, hingga penyediaan bahan bacaan yang lebih mudah diakses masyarakat.

Rusmanda menjelaskan, perpustakaan kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran dan ruang pemberdayaan masyarakat.

“Perpustakaan saat ini bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, pusat informasi, dan ruang pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Kapal Patroli Satpolairud Anambas Tidak Memadai, Kapolda Kepri Janji Kirim Kapal Patroli Besar

Ia menilai keterlibatan PKK sangat penting karena organisasi tersebut memiliki jaringan luas hingga tingkat desa dan langsung bersentuhan dengan keluarga serta anak-anak.

Melalui kerja sama itu, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin mudah memanfaatkan layanan perpustakaan, baik secara langsung maupun melalui platform digital yang telah disediakan.

“Melalui kerja sama ini masyarakat, khususnya para ibu dan keluarga, diharapkan semakin mudah mengakses bahan bacaan, layanan perpustakaan, serta literasi digital guna mendorong lahirnya generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter,” jelas Rusmanda. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Minat Baca Anak #Literasi Anambas #Ketua PKK #Perpustakaan daerah