Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Ratusan Warga Ulu Maras Anambas Gelar Pawai Barang Sejarah

Ihsan Imaduddin • Jumat, 29 Mei 2026 | 18:54 WIB
Keterangan: Peserta pawai barang sejarah di Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur. F. Warga untuk Batam Pos
Keterangan: Peserta pawai barang sejarah di Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur. F. Warga untuk Batam Pos

batampos - Ratusan warga Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, antusias mengikuti pawai barang sejarah yang digelar pada Jumat (29/5). Kegiatan ini berlangsung meriah dan diikuti masyarakat dari berbagai kalangan.

Pawai barang sejarah tersebut digelar sebagai bentuk penghormatan dan upaya mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia. Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan rangkaian acara.

Dalam pawai itu, para peserta membawa berbagai miniatur dan properti yang menggambarkan perjuangan kemerdekaan, seperti meriam, perlengkapan perang, hingga atribut perjuangan lainnya.

Tidak hanya itu, peserta juga mengenakan kostum khas perjuangan, mulai dari pakaian ulama, seragam tentara, hingga busana pejuang rakyat tempo dulu yang menambah nuansa historis dalam kegiatan tersebut.

Sepanjang kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias mengabadikan momen pawai menggunakan telepon genggam mereka. Suasana semakin semarak dengan sorakan warga di sepanjang rute pawai.

Tokoh masyarakat Ulu Maras, Abdul Hayat, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk mengingat kembali sejarah perjuangan yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

“Pawai ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga untuk mengingat perjuangan para pejuang terdahulu dalam mempertahankan kemerdekaan,” ujarnya.

Baca Juga: Lampumerah Padam, Simpang Polsek Batuaji Macet dan Semrawut

Ia menambahkan, Desa Ulu Maras memiliki nilai sejarah yang kuat karena pernah menjadi salah satu basis perjuangan masyarakat dalam melawan penjajah.

“Dulu Ulu Maras menjadi salah satu tempat perjuangan masyarakat melawan penjajah. Karena itu sejarahnya harus terus dikenang,” katanya.

Menurutnya, kegiatan bernuansa sejarah seperti ini penting untuk terus diperkenalkan kepada generasi muda agar tidak melupakan jasa para pahlawan.

“Anak-anak muda harus tahu bagaimana perjuangan orang tua dulu dalam merebut kemerdekaan. Jangan sampai sejarah hilang begitu saja,” ucapnya.

Pawai tersebut diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, yang tampak bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Baca Juga: Bappenas Dukung Proyek Energi Angin Jadi Listrik Pertama di Batam

Selain menjadi sarana edukasi sejarah, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarwarga di Desa Ulu Maras.

Abdul Hayat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk pelestarian sejarah perjuangan bangsa, khususnya di wilayah Ulu Maras.

“Semoga kegiatan seperti ini terus ada supaya sejarah perjuangan di kampung kita tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya,” tutupnya. (*)

Editor : Putut Ariyo
#Pawai Sejarah #Ulu Maras #Hari Kemerdekaan #Budaya Lokal #anambas