28 Sekolah di Anambas Direvitalisasi, Anggaran Capai Rp19,51 Miliar

Antara • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 17:03 WIB
Ilustrasi: sekolah di Kepulauan Anambas. ANTARA/Muhamad Nurman
Ilustrasi: sekolah di Kepulauan Anambas. ANTARA/Muhamad Nurman

batampos — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdas) merevitalisasi 28 sekolah di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada 2026. Program tersebut didukung pagu anggaran mencapai Rp19,51 miliar.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kepulauan Anambas Tony Karnain mengatakan, program revitalisasi menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di wilayah kepulauan.

“Jumlah sekolah penerima program revitalisasi tahun 2026 ini menyasar 28 sekolah yang terdiri dari 12 PAUD, sembilan SD, dan tujuh SMP,” kata Tony saat dikonfirmasi dari Batam, Kamis (17/9).

Dari total anggaran Rp19,51 miliar tersebut, Rp6,12 miliar dialokasikan untuk jenjang PAUD, Rp9,13 miliar untuk SD, dan Rp4,25 miliar untuk SMP.

Tony menjelaskan, pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui mekanisme swakelola. Hingga saat ini, seluruh pekerjaan pada jenjang PAUD, SD, maupun SMP masih berlangsung.

“Belum ada pekerjaan yang selesai. Ada empat sekolah jenjang PAUD yang masih menunggu transfer dari pusat,” ujarnya.

Selain pekerjaan fisik yang sedang berjalan, sejumlah sekolah masih berada dalam tahapan verifikasi dan validasi (verval), bimbingan teknis (bimtek), serta penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS).

Untuk jenjang PAUD, tujuh sekolah masih menjalani proses verval. Sementara pada jenjang SD terdapat tiga sekolah dan SMP satu sekolah yang juga masih dalam tahapan tersebut.

Tony mengatakan, penetapan sekolah penerima program revitalisasi dilakukan berdasarkan hasil verval masing-masing direktorat di Kemendikdas. Penetapan tersebut mengacu pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) masing-masing satuan pendidikan.

Sementara itu, satu sekolah jenjang SD masih berada dalam proses bimtek dan PKS.

Menurut Tony, program revitalisasi diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Kepulauan Anambas, terutama pada satuan pendidikan yang menjadi penerima program.

Kondisi geografis Anambas sebagai daerah kepulauan, kata dia, membuat peningkatan sarana dan prasarana sekolah menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan.

“Dengan kondisi geografis Anambas sebagai wilayah kepulauan, peningkatan sarana dan prasarana sekolah menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan di daerah,” katanya. (*)

Editor : Jamil Qasim
Kemendikdas revitalisasi 28 sekolah