Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Benda Diduga Bom Ditemukan di Proyek McDermott, Area Sempat Disterilkan

Eusebius Sara • Selasa, 21 April 2026 | 08:31 WIB
Benda mirip bom ditemuykan di kawasan komplek proyek Mc Dermott. f. Istimewa
Benda mirip bom ditemuykan di kawasan komplek proyek Mc Dermott. f. Istimewa

batampos – Suasana di kawasan proyek PT McDermott Indonesia, Batuampar, Batam, mendadak tegang setelah ditemukan benda mencurigakan yang diduga menyerupai bom pesawat, akhir pekan lalu.

Temuan tersebut langsung memicu kepanikan pekerja, mengingat lokasi penemuan berada di area proyek yang padat aktivitas.

Benda itu pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja saat menjalankan aktivitas rutin. Menyadari bentuknya tidak biasa, ia segera melaporkan kepada petugas keamanan perusahaan.

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke kepolisian. Petugas yang menerima informasi langsung berkoordinasi dengan tim penjinak bom (Jibom) dari Satuan Brimob.

Tak lama berselang, tim Gegana Brimob tiba di lokasi dan langsung melakukan sterilisasi area untuk mengantisipasi potensi bahaya. Lokasi penemuan juga dipasangi garis polisi agar tidak ada pihak yang mendekat.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, membenarkan adanya penemuan benda mencurigakan tersebut.

“Benar, saat ini masih ditangani Brimob. Untuk memastikan apakah benda itu aktif atau tidak, termasuk jenisnya, masih dalam pemeriksaan tim Gegana,” ujarnya, Senin (20/4).

Ia menjelaskan, langkah sterilisasi merupakan prosedur standar dalam penanganan benda yang diduga berbahaya, guna memastikan keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar.

Benda tersebut kemudian diamankan oleh petugas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di lokasi yang aman.

Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil identifikasi resmi dari tim Gegana Brimob terkait jenis dan tingkat bahaya benda tersebut.

Aparat juga mengimbau masyarakat dan pekerja agar tetap tenang serta tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Benda Diduga Bom