Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Hujan Seharian, Jalan Industri Nongsa Ikut Tergenang

Yashinta • Rabu, 22 April 2026 | 13:45 WIB
Camat Nongsa, Eva Samin. F. Yashinta
Camat Nongsa, Eva Samin. F. Yashinta

batampos – Hujan deras yang mengguyur Batam sejak Selasa pagi hingga siang menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam banjir. Salah satu titik terdampak berada di kawasan Kabil, Kecamatan Nongsa, tepatnya di ruas jalan menuju Bundaran Punggur dari arah Pelabuhan Telaga Punggur.

Genangan juga terjadi di jalur sebaliknya. Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat, bahkan sejumlah pengendara kesulitan melintas akibat tingginya air.

Ari, salah satu pengguna jalan, mengatakan banyak pengendara memilih berhenti dan tidak memaksakan diri menerobos banjir. Pasalnya, beberapa kendaraan yang nekat melintas justru mengalami mogok.

“Banyak yang memilih berhenti dulu. Ada kendaraan yang nekat lewat, tapi tiba-tiba mati di tengah jalan,” ujarnya.

Menurut Ari, banjir di kawasan tersebut kerap terjadi setiap hujan turun. Namun, kali ini genangan dinilai lebih parah dari biasanya.

“Memang hampir setiap hujan banjir, tapi kali ini cukup parah. Mungkin karena sudah lama tidak hujan, jadi air langsung tinggi,” tambahnya.

Tak hanya di jalan utama, genangan juga terjadi di sejumlah ruas jalan di kawasan industri sekitar Nongsa. Kondisi ini turut mengganggu aktivitas pekerja dan distribusi barang.

Pengguna jalan lainnya, Hendri, menyebut genangan di kawasan industri cukup menyulitkan. Selain memperlambat mobilitas, kondisi tersebut juga berisiko bagi kendaraan.

“Di kawasan industri juga tergenang. Cukup menyulitkan, apalagi untuk kendaraan kecil. Harus ekstra hati-hati,” katanya.

Ia berharap ada penanganan serius dari pihak terkait agar persoalan banjir yang kerap terjadi ini dapat diminimalisir, terutama saat curah hujan tinggi.

Sementara itu, Camat Nongsa, Eva Samin, mengatakan pihaknya langsung turun ke lapangan untuk memantau kondisi.

“Saya sudah minta lurah, kasi trantib, dan sekcam turun bersama Satpol PP untuk melihat kondisi di lapangan,” ujarnya.

Menurut Eva, genangan di wilayah Nongsa tidak berlangsung lama dan saat ini telah surut.

“Alhamdulillah sekarang sudah kering. Airnya tidak terlalu lama menggenang,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyebab genangan tidak jauh berbeda dengan wilayah lain di Batam, yakni faktor kontur tanah yang relatif cekung.

“Masalahnya hampir sama dengan kecamatan lain. Hanya saja di sini lebih cepat surut, meskipun ada beberapa titik yang cekung,” tutupnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Industri Nongsa #banjir