batampos – Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, BAZNAS Kota Batam kembali meluncurkan program “Berkah Kurban” untuk memperluas akses masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban sekaligus memperkuat distribusi pangan bergizi di wilayah hinterland.
Ketua BAZNAS Batam, Habib Soleh, mengatakan program ini dirancang agar pekurban, baik dari dalam maupun luar negeri, dapat menyalurkan hewan kurban secara lebih praktis dan tepat sasaran.
“Kami ingin ibadah kurban bisa dipersiapkan lebih awal, sekaligus memastikan manfaatnya menjangkau masyarakat di pelosok Batam yang masih terbatas akses pangannya,” ujarnya, Rabu (22/4).
Baca Juga: Polsek Sei Beduk Antisipasi Panic Buying, Aktivitas SPBU dan Pasar Tetap Normal
Menurutnya, masih banyak kelompok mustahik di wilayah hinterland yang belum mendapatkan asupan gizi memadai. Konsumsi daging di beberapa wilayah bahkan hanya sekitar 0,6 kilogram per tahun.
Program ini menawarkan sejumlah pilihan partisipasi. Untuk sapi, tersedia paket 1/7 bagian seharga Rp3,5 juta, sedangkan kambing Rp2,5 juta per ekor. Bagi pekurban luar negeri, tersedia opsi domba atau kambing dengan harga 200 dolar Singapura dan 600 ringgit Malaysia.
Selain itu, BAZNAS juga membuka program “Sedekah Daging Peduli Hinterland” mulai dari Rp50 ribu.
Wakil Ketua I BAZNAS Batam, Masrum, memastikan seluruh skema telah memenuhi ketentuan syariat serta standar kesehatan hewan.
“Kami ingin ibadah kurban tetap terjangkau tanpa mengurangi aspek syariat dan kualitas,” katanya.
Baca Juga: Hari Bumi di Tanjung Banon, Pemko Batam Tanam 5.000 Pohon dan Siapkan Fasilitas Publik
Dalam penyalurannya, BAZNAS menerapkan inovasi dengan mengolah daging kurban menjadi rendang kaleng agar lebih tahan lama dan mudah didistribusikan ke wilayah terpencil.
“Pengemasan ini membuat daging bisa diterima dalam kondisi siap saji, terutama di daerah dengan akses logistik terbatas,” ujarnya.
Seluruh proses, mulai dari pengadaan hewan hingga distribusi, dilakukan secara transparan dan akuntabel, dengan fokus penyaluran ke wilayah hinterland.
Melalui program ini, BAZNAS berharap ibadah kurban tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat rentan di Batam. (*)
Editor : M Tahang