Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Bulog Batam Lepas 1.000 Ton Beras ke Natuna, Pasokan Lokal Terjaga

Yashinta • Senin, 27 April 2026 | 13:01 WIB
Petugas Bulog Batam melakukan pengecekan beras yang berada di gudang Bulog Batam, beberapa waktu lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Petugas Bulog Batam melakukan pengecekan beras yang berada di gudang Bulog Batam, beberapa waktu lalu. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Perum Bulog Kantor Cabang Batam mulai mendistribusikan beras ke wilayah Natuna sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan pangan di Kepulauan Riau. Meski ada pengiriman keluar daerah, stok beras di Batam dipastikan tetap aman.

Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Batam, Guido XL Pereira, mengatakan total beras yang dikirim ke Natuna mencapai 1.000 ton. Pengiriman dilakukan secara bertahap sejak pekan lalu.

“Sudah mulai sejak minggu lalu. Tahap awal kita kirim sekitar 250 ton dulu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, beras yang didistribusikan merupakan beras medium dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Pengiriman ini juga menjadi yang pertama dilakukan langsung dari gudang Bulog Batam ke Natuna.

“Ini perdana kami kirim beras ke Natuna, sebelumnya tidak pernah,” katanya.

Meski melakukan distribusi keluar daerah, Guido memastikan ketersediaan stok di Batam tetap mencukupi. Saat ini, stok beras medium tercatat sekitar 4.500 ton, sementara beras premium mencapai 1.500 ton.

“Secara keseluruhan cukup untuk kebutuhan tiga bulan ke depan,” jelasnya.

Untuk memperkuat cadangan, Bulog juga telah menyiapkan tambahan pasokan dari luar daerah. Sekitar 2.000 ton beras saat ini dalam proses pengiriman menuju Batam dari Pulau Jawa.

Selain itu, Bulog Batam turut mengajukan penambahan stok untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun 2026. Dari rata-rata stok 5.000 ton, pihaknya mengusulkan peningkatan hingga 7.000 ton.

“Kami minta tambahan sekitar 2.000 ton untuk menjaga ketersediaan sampai akhir tahun,” tambahnya.

Menurut Guido, kondisi stok beras nasional saat ini berada dalam posisi surplus, seiring musim panen yang turut mendorong penurunan harga di sejumlah daerah.

Dengan kondisi tersebut, Bulog optimistis distribusi beras ke berbagai wilayah, termasuk Batam, Karimun, hingga daerah hinterland seperti Natuna, dapat berjalan lancar tanpa mengganggu kebutuhan masyarakat. (*)

Editor : Jamil Qasim
#bulog #beras