Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Harga BBM Nonsubsidi Naik

Yashinta • Selasa, 5 Mei 2026 | 13:40 WIB
Sejumlah kendaraan saat melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU di kawasan Batam Center. F Cecep Mulyana/Batam Pos
Sejumlah kendaraan saat melakukan pengisian BBM di salah satu SPBU di kawasan Batam Center. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos — Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang kembali terjadi dalam waktu berdekatan memicu keluhan masyarakat di Batam dan wilayah Kepulauan Riau. Kebijakan tersebut dinilai memberatkan, terutama karena dilakukan tanpa jeda yang cukup di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Kenaikan harga terbaru mulai berlaku pada 4 Mei 2026 pukul 00.00 WIB, hanya berselang sekitar dua pekan dari penyesuaian sebelumnya pada 18 April 2026. Frekuensi kenaikan yang cepat ini menimbulkan tanda tanya di kalangan warga.

Sejumlah pengguna BBM mengaku terkejut dengan kebijakan tersebut. Endang, salah satu warga Batam, menyebut dampaknya langsung terasa bagi pengeluaran harian.

“Belum sampai satu bulan sudah naik lagi. Memang selisihnya tidak terlalu besar, tapi karena dipakai setiap hari, tetap terasa,” ujarnya.

BACA JUGA: Pertamina Pastikan Belum Ada Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi di Kepri

Menurutnya, kenaikan berulang membuat pengeluaran rumah tangga semakin sulit dikendalikan, terutama bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi.

Keluhan serupa juga disampaikan pengguna kendaraan berbahan bakar diesel. Mereka menilai kenaikan harga pada jenis BBM ini lebih signifikan dan berdampak langsung pada biaya operasional usaha.

“Kenaikan untuk diesel hampir Rp2.000 per liter. Ini yang paling terasa, apalagi bagi pelaku usaha yang sangat bergantung pada kendaraan,” kata warga lainnya.

Dampak lanjutan mulai dirasakan di berbagai sektor, mulai dari meningkatnya ongkos transportasi hingga potensi penurunan daya beli masyarakat. Bahkan, sebagian warga menilai kondisi ini dapat memengaruhi pasar kendaraan, khususnya mobil bermesin diesel.

Di sisi lain, PT Pertamina Patra Niaga menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengacu pada kebijakan pemerintah. Marketing Support Media Pertamina Kepri, Galuh Anjasmara, menyatakan bahwa hampir seluruh produk BBM nonsubsidi mengalami penyesuaian harga, kecuali Pertamax (RON 92).

“Penyesuaian ini mengikuti ketentuan yang berlaku. Untuk saat ini, hanya Pertamax yang tidak mengalami perubahan harga,” ujarnya, Senin (4/5).

Pihaknya juga memastikan seluruh SPBU di wilayah Kepulauan Riau telah melakukan penyesuaian harga serta menyampaikan informasi perubahan secara terbuka kepada masyarakat.

Di Batam yang berstatus kawasan Free Trade Zone (FTZ), harga terbaru BBM tercatat: Pertamax Turbo Rp18.900 per liter, Pertamax Rp11.750 per liter, Dexlite Rp24.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp26.500 per liter. Sementara itu, Pertalite tetap berada di level Rp10.000 per liter.

Sebagai perbandingan, pada 18 April 2026, harga BBM di Batam masih lebih rendah, yakni Pertamax Turbo Rp18.450 per liter, Dexlite Rp22.450 per liter, dan Pertamina Dex Rp22.700 per liter.

Penyesuaian harga ini merupakan implementasi dari Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formula harga dasar BBM.

Meski mengacu pada regulasi, masyarakat berharap pemerintah bersama Pertamina dapat mempertimbangkan dampak ekonomi yang ditimbulkan, khususnya bagi kelompok pengguna BBM nonsubsidi yang terdampak langsung. (*)

 

Editor : Putut Ariyotejo
#BBM nonsubsidi #Dexlite #Pertamina Dex #pertamax turbo #pertamina