batampos – Delegasi Jabatan Penjara Malaysia melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Kota Batam, Selasa (6/5).
Kunjungan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral sekaligus memperdalam pemahaman mengenai sistem pemasyarakatan yang diterapkan di Indonesia.
Rombongan delegasi dipimpin Vinodh Elamkovam bersama 23 peserta lainnya.
Dalam lawatan tersebut, mereka mengunjungi beberapa UPT Pemasyarakatan di Batam, termasuk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam.
Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, memaparkan berbagai program pembinaan yang dijalankan bagi warga binaan.
Program tersebut meliputi:
-
Pembinaan kepribadian
-
Pembinaan kemandirian
-
Pelatihan keterampilan kerja
-
Pelayanan kesehatan
-
Sistem pengamanan lapas
“Kami menyambut baik kunjungan dari Penjara Malaysia. Semoga kedatangan encik dan puan ke rumah kami, Lapas Batam, dapat mempererat hubungan kedua negara, khususnya di bidang pemasyarakatan,” ujar Yosafat.
Delegasi Malaysia juga meninjau langsung sarana dan prasarana pembinaan di dalam lapas.
Selain itu, rombongan berdialog dengan petugas terkait pelaksanaan tugas pemasyarakatan, manajemen penghuni, hingga pola pembinaan warga binaan.
Perwakilan Delegasi Penjara Malaysia, Vinodh Elamkovam, mengatakan kunjungan tersebut memberi banyak wawasan baru yang dapat dijadikan bahan pengembangan di negaranya.
“Kami berharap ilmu dan pengalaman dari lawatan ini dapat kami bawa dan diterapkan kepada petugas penjara di Malaysia,” katanya.
Kegiatan berlangsung hangat, penuh keakraban, dan semangat kolaborasi.
Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan kerja sama antara pemasyarakatan Indonesia dan Malaysia semakin erat, khususnya dalam peningkatan kualitas pembinaan dan pelayanan bagi warga binaan. (*)
Editor : Jamil Qasim