Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

BP Batam Percepat Transmigrasi Lokal ke Rempang Eco City

Antara • Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB
Rempang Eco City di Pulau Rempang Batam, Kepri (22/4/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)
Rempang Eco City di Pulau Rempang Batam, Kepri (22/4/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mempercepat program transmigrasi lokal ke kawasan Rempang Eco City. Hingga kini, tercatat sebanyak 242 kepala keluarga (KK) atau 842 jiwa telah menempati hunian baru di kawasan tersebut.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan program ini merupakan bagian dari dukungan BP Batam terhadap kebijakan Kementerian Transmigrasi sekaligus pengembangan kawasan Rempang.

“Ini bagian komitmen BP Batam yang mengedepankan konsep transmigrasi lokal dalam upaya mendukung pembangunan Rempang,” kata Ariastuty dalam keterangan resmi, Kamis.

Ia memastikan seluruh proses relokasi berjalan tertib, aman, dan mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat yang berpindah ke kawasan hunian baru.

“Kami berharap Rempang Eco-City dapat menjadi lingkungan baru yang lebih nyaman dan produktif serta membuka peluang ekonomi lebih besar bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Sejak awal Mei, sebanyak 11 KK atau 31 jiwa telah berpindah ke lokasi baru. Perpindahan dilakukan bertahap, yakni 3 KK pada 5 Mei 2026, 4 KK pada 11 Mei 2026, dan 3 KK sehari setelahnya.

Baca Juga: Koper Hitam Berisi 1,3Kg Sabu Tertangkap X-Ray di Bandara RHF

BP Batam juga memastikan warga yang direlokasi mendapatkan hak-haknya sesuai ketentuan, termasuk rumah layak huni serta pendampingan selama proses adaptasi.

“Warga yang bergeser ke Rempang Eco-City mendapatkan rumah baru yang layak huni dan juga pendampingan selama proses adaptasi di lingkungan baru,” kata Ariastuty.

Selain relokasi, BP Batam bersama instansi terkait juga menargetkan pengembangan Rempang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kehadiran investasi di kawasan tersebut diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan investasi di Rempang, kami ingin industri yang hadir mampu menyerap tenaga kerja lokal. Sehingga taraf ekonomi masyarakat juga ikut bertumbuh,” ujarnya. (*)

Editor : Putut Ariyotejo
#Relokasi Warga #bp batam #transmigrasi lokal #Rempang Eco City #investasi batam