batampos – Aksi perusakan tanaman hias jenis bougenville di sejumlah titik Kota Batam menghebohkan masyarakat. Tim Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang mengamankan seorang pria dewasa yang diduga terlibat dalam aksi tersebut pada Selasa (19/5).
Informasi yang dihimpun, tanaman yang dirusak merupakan bagian dari program penghijauan dan penataan kota milik BP Batam. Sejumlah tanaman bougenville dilaporkan tercabut dan sebagian lainnya ditemukan dibuang ke saluran parit di beberapa lokasi.
Pria tersebut diamankan petugas saat berjalan kaki sambil membawa tas ransel di kawasan Taman Dang Anom, Batam Kota. Hingga saat ini, penyidik masih mendalami motif di balik dugaan perusakan tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Debby Tri Andrestian, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pria yang diamankan tersebut.
“Untuk pengrusakan bougenville, saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan. Mohon waktu,” ujar Debby, Rabu (20/5).
Baca Juga: Sampah Menumpuk di Legenda Bali, Warga Keluhkan Bau
Polisi hingga kini belum mengungkap identitas maupun status hukum yang bersangkutan. Sementara itu, informasi yang beredar terkait dugaan gangguan kejiwaan masih dalam pendalaman penyidik untuk memastikan kondisi pelaku secara objektif.
Secara teknis, tanaman bougenville yang ditanam di area publik berfungsi sebagai elemen estetika sekaligus penghijauan kota yang membantu mengurangi panas permukaan dan memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan.
Berdasarkan data BP Batam, sedikitnya 59 tanaman bougenville mengalami kerusakan dan 13 lainnya dilaporkan hilang akibat kejadian tersebut. Kerusakan itu tersebar di beberapa titik kawasan penataan kota.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty, mengecam aksi vandalisme tersebut karena dinilai merusak upaya pemerintah dalam memperindah wajah kota.
BP Batam menyatakan akan melakukan perbaikan cepat terhadap tanaman yang rusak sekaligus meningkatkan pengawasan di sejumlah titik penghijauan untuk mencegah kejadian serupa terulang. (*)
Editor : Putut Ariyo