batampos - Pemerintah Kota Tanjungpinang menyiapkan sebanyak 200 personel juru sembelih halal untuk mendukung pelaksanaan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Ketua Juru Sembelih Halal Kota Tanjungpinang yang juga Camat Tanjungpinang Timur, Saparilis, mengatakan seluruh petugas yang akan diturunkan telah mengikuti pembekalan serta dibekali pemahaman sesuai standar kompetensi kerja nasional di bidang penyembelihan hewan halal.
“Saat ini sudah menggunakan kompetensi kerja juru sembelih halal sebagai acuan kesiapan bekerja,” kata Saparilis di Tanjungpinang, Rabu.
Ia menjelaskan, profesi juru sembelih halal kini memiliki standar kompetensi resmi yang mengacu pada Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 147 Tahun 2022 tentang Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang penyembelihan hewan halal.
Menurutnya, para juru sembelih tidak hanya dibekali keterampilan teknis sesuai syariat Islam, tetapi juga pemahaman terkait kesejahteraan hewan serta aspek keamanan pangan bagi masyarakat.
“Tiga aspek ini harus berjalan beriringan, yakni penerapan syariat Islam, keamanan pangan masyarakat, dan kesejahteraan hewan,” ujarnya.
Saparilis menambahkan, setiap juru sembelih wajib menguasai kompetensi dasar sebelum bertugas, mulai dari persiapan alat, menjaga kebersihan dan sanitasi, hingga memastikan proses penyembelihan sesuai ketentuan halal.
Selain itu, penanganan hewan setelah penyembelihan juga menjadi perhatian agar kualitas daging kurban tetap terjaga dan aman dikonsumsi masyarakat.
Ia berharap seluruh panitia kurban di Tanjungpinang dapat berkoordinasi dengan juru sembelih halal maupun tenaga medis hewan, sehingga pelaksanaan kurban berjalan aman, sehat, bersih, dan sesuai syariat Islam.
“Semoga pelaksanaan kurban tahun ini dapat berlangsung aman, sehat, bersih, dan tentunya halal sesuai ketentuan syariat Islam,” tutupnya. (*)
Editor : Putut Ariyo