batampos – Polda Kepulauan Riau menggaungkan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat literasi digital dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang digelar di Lapangan Bhayangkara Polda Kepri, Batam, Rabu (20/5).
Upacara tersebut menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa tantangan bangsa di era modern tidak hanya berkaitan dengan menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga mempertahankan kedaulatan informasi di tengah derasnya arus transformasi digital.
Dalam upacara itu, Kapolda Kepri membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI yang menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang lahirnya Boedi Oetomo pada 1908, tetapi juga momentum membangkitkan kembali semangat persatuan, kemandirian, dan perjuangan bangsa.
“Bangsa Indonesia saat ini menghadapi tantangan baru yang tidak hanya berkaitan dengan menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga mempertahankan kedaulatan informasi di tengah perkembangan digital,” demikian isi amanat yang dibacakan Kapolda.
Tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, dinilai relevan dengan kondisi saat ini. Generasi muda disebut menjadi aset utama bangsa yang harus dipersiapkan menghadapi tantangan global dan perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, lanjut amanat tersebut, terus mendorong berbagai program strategis nasional. Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pemerataan akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, layanan cek kesehatan gratis, hingga penguatan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Selain itu, pemerintah juga memperkuat perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.
“Kebijakan tersebut diharapkan mampu menciptakan ruang digital yang sehat dan aman bagi tumbuh kembang anak,” sebutnya.
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin menegaskan semangat kebangkitan nasional harus terus dijaga seluruh elemen masyarakat. Menurut dia, persatuan menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, termasuk di era digital saat ini.
“Momentum ini menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa harus dimulai dari penguatan persatuan, solidaritas sosial, dan peningkatan literasi digital masyarakat,” ujarnya.
Polda Kepri, lanjutnya, juga berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas keamanan serta melindungi generasi muda sebagai penerus bangsa. (*)
Editor : Jamil Qasim