batampos – Pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga di Kota Batam terus menunjukkan perkembangan positif. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN mencatat ribuan rumah di berbagai kawasan permukiman kini mulai menikmati layanan jaringan gas (jargas) yang dinilai lebih hemat, praktis, dan ramah lingkungan dibanding energi konvensional.
PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Sales Area Head Batam, Wendi Purnomo, mengatakan hingga pertengahan 2026 sebanyak 8.844 sambungan jaringan gas rumah tangga telah terpasang di Batam.
Sementara itu, jumlah calon pelanggan saat ini telah mendekati 9.000 rumah tangga. PGN menargetkan angka tersebut terus bertambah hingga menembus 10.000 sambungan pada akhir 2026.
“Program jargas ini menjadi bagian penting dalam mendukung transisi energi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan energi yang lebih aman dan ekonomis,” kata Wendi di Batam.
Baca Juga: Satpolairud Perketat Pengamanan KM Kelud di Batuampar
Ia menjelaskan, PGN juga telah melakukan proses gas in atau penyaluran gas perdana di dua kawasan perumahan, yakni Batu Aji Residence dan Rexvin Residence. Tahapan ini menandai jaringan pipa gas sudah aktif dan mulai dimanfaatkan masyarakat.
Menurut Wendi, meningkatnya kebutuhan energi rumah tangga di Batam membuat PGN terus memperluas pembangunan jaringan gas ke berbagai kawasan permukiman, seperti Batu Aji, Sagulung, Tiban, hingga Muka Kuning.
Sejumlah perumahan yang masuk dalam pengembangan jaringan tersebut antara lain Cendana, Alam Raya, Maitri Garden, Oriza Garden, Modena Regency, Hawai Garden, hingga beberapa kawasan di Aviari dan Sagulung.
PGN menilai pengembangan jaringan gas rumah tangga menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi perkotaan di tengah pertumbuhan penduduk dan kawasan hunian di Batam.
Penggunaan gas bumi melalui jaringan pipa juga dinilai lebih efisien dibanding LPG tabung, karena pasokan tersedia 24 jam tanpa perlu penggantian tabung serta menghasilkan emisi lebih rendah.
Wendi menyebut antusiasme masyarakat terus meningkat, bahkan sejumlah kawasan perumahan mulai mengajukan pemasangan jargas secara mandiri.
Baca Juga: Aplikator Dinilai Langgar SK Tarif, Driver Online Batam Minta Gubernur Kepri Turun Tangan
Dengan perkembangan tersebut, Batam diproyeksikan menjadi salah satu kota dengan penetrasi jaringan gas rumah tangga terbesar di Sumatera.
“Ke depan, kami optimistis pemanfaatan gas bumi rumah tangga akan semakin luas dan menjadi standar baru energi rumah tangga di Batam,” ujarnya. (*)
Editor : Putut Ariyo