batampos — Komandan Lanud Hang Nadim, Indra Alexander Yosef Lessy, mulai menggencarkan gerakan pengelolaan sampah organik dan non-organik sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan di Kota Batam.
Program tersebut menjadi bagian dari implementasi arahan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) agar setiap satuan TNI AU memberikan manfaat nyata bagi wilayah tempat bertugas.
Dalam dua pekan terakhir, Lanud Hang Nadim mulai fokus membangun sistem pengelolaan sampah dari lingkungan internal sebelum nantinya diperluas bersama masyarakat sekitar.
“Kami sudah menyampaikan kepada Bu Camat bahwa kami akan mulai dari hal kecil dulu. Pengelolaan sampah organik dan non-organik akan mulai dilaksanakan saat kegiatan gotong royong di GOR,” ujar Lessy saat bersilaturahmi bersama sejumlah awak media di Taman Markas Komando Lanud Hang Nadim, Nongsa, kemarin.
Menurut dia, kegiatan gotong royong tersebut digelar bersama Kecamatan Nongsa sebagai langkah awal membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Ia berharap program itu dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Batam.
“Mudah-mudahan apa yang kami laksanakan di sini bisa bermanfaat. Sesuai instruksi Kasau terakhir, harus bermanfaat untuk wilayah. Kalau tidak bermanfaat, rekan-rekan boleh tegur saya dan staf saya,” katanya.
Media Jadi Mata dan Telinga Institusi
Selain membahas program lingkungan, Lessy juga menyoroti pentingnya hubungan baik antara institusi dan media. Menurutnya, media memiliki peran penting dalam membantu satuan memperoleh informasi sekaligus menyampaikan program kepada masyarakat.
“Media adalah mata dan telinga kami. Kalau tidak dekat dengan media, mata dan telinga kami juga terbatas. Bergaul dengan media itu memperpanjang mata dan telinga kita,” ungkapnya.
Meski demikian, ia berharap setiap pemberitaan tetap mengedepankan prinsip konfirmasi dan validitas data agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Struktur Organisasi TNI AU Berubah
Dalam kesempatan tersebut, Lessy juga menjelaskan adanya perubahan struktur organisasi di tubuh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara setelah validasi organisasi pada akhir 2025 lalu.
Sebelumnya, Lanud berada di bawah Komando Operasi Udara (Kopsud I) yang membawahi alutsista sekaligus pangkalan udara. Kini struktur tersebut dipisahkan menjadi dua komando berbeda.
“Sekarang dipisahkan menjadi dua komando pelaksana yang lebih tinggi dari kami, dan Lanud berada di bawah Kodau I,” jelasnya.
Perubahan itu membuat Kodau I fokus membawahi Lanud-Lanud, sementara unsur alutsista berada dalam struktur tersendiri.
Lessy menambahkan, arahan Kasau juga menekankan pentingnya membangun relasi dan persahabatan dengan pemerintah daerah, media, serta masyarakat agar keberadaan Lanud Hang Nadim benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Batam.
Editor : Jamil Qasim