Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Tumpukan Sampah di Botania 1 Meluber hingga ke Jalan

Yashinta • Senin, 25 Mei 2026 | 08:31 WIB
Tumpukan sampah terlihat memenuhi pinggir jalan di area ruko. Plastik sampah, kardus, hingga limbah makanan bercampur menjadi satu. Sebagian bahkan sudah berserakan keluar dari tempat penampungan. F. Cecep Mulyana / Batam Pos
Tumpukan sampah terlihat memenuhi pinggir jalan di area ruko. Plastik sampah, kardus, hingga limbah makanan bercampur menjadi satu. Sebagian bahkan sudah berserakan keluar dari tempat penampungan. F. Cecep Mulyana / Batam Pos

batampos – Tumpukan sampah di kawasan Botania 1, Batamcentre, hingga Minggu (24/5) belum juga diangkut. Kondisi ini membuat sampah meluber ke badan jalan dan menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu warga maupun pelaku usaha di sekitar lokasi.

Pantauan di lapangan, sampah rumah tangga, limbah makanan, plastik, hingga kardus tampak menggunung di pinggir jalan kawasan ruko. Sebagian sampah bahkan berserakan keluar dari tempat penampungan.

Joko, karyawan salah satu tempat makan di kawasan Botania 1, mengaku terpaksa membuang sampah ke lokasi lain agar tidak semakin menumpuk di depan tempat usahanya.

“Kalau dibiarkan menumpuk, lalat makin banyak datang. Pelanggan juga jadi risih,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi yang paling lama dibanding biasanya. Sebab, sampah di kawasan itu umumnya rutin diangkut setiap satu minggu sekali.

“Biasanya paling seminggu sudah diangkut. Tapi ini sudah hampir dua pekan belum juga diambil, jadi sampah makin banyak,” katanya.

Ia menambahkan, bau menyengat mulai terasa terutama saat siang hari dan mengganggu kenyamanan pengunjung tempat makan di sekitar lokasi.

Keluhan serupa disampaikan Yogi, warga lainnya. Ia mengaku kecewa karena hingga akhir pekan tumpukan sampah masih belum juga diangkut.

“Kirain karena akhir pekan bakal diangkut. Tapi sampai sekarang masih dibiarkan menumpuk,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Botania 1 juga mengeluhkan tumpukan sampah yang diduga sudah lebih dari sepekan tidak diangkut. Sampah yang meluber hingga ke jalan memicu banyak lalat dan aroma busuk di sekitar permukiman maupun tempat usaha.

Warga berharap instansi terkait segera melakukan pengangkutan agar lingkungan kembali bersih dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.

“Kalau dibiarkan terus, makin parah. Apalagi ini dekat tempat usaha dan rumah warga,” tutup Yogi. (*)

Editor : Jamil Qasim
#sampah #Tak Diangkut